Daerah NTBKesehatan

Dewan Ingatkan Direktur Baru RSUP NTB: Wujudkan Layanan Adil, Tanpa Diskriminasi

Mataram (NTBSatu) – Pergantian Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam sistem pelayanan kesehatan. 

Komisi V DPRD NTB menaruh harapan besar kepada Direktur RSUP NTB, drg. H. Asrul Sani, M.Kes. yang baru saja dilantik, agar mampu membawa perubahan signifikan. Khususnya dalam peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Anggota Komisi V DPRD NTB, H.M. Jamhur menilai, kepemimpinan baru harus mampu membaca berbagai persoalan lama yang selama ini terjadi di tubuh rumah sakit. Hal tersebut agar arah kebijakan yang diambil tidak terlepas dari akar masalah yang ada.

“Para pejabat yang baru tentu perlu memahami persoalan-persoalan yang pernah terjadi. Karena kalau dia tidak berangkat dari persoalan yang pernah terjadi ini, maka sulit sekali untuk membawa rumah sakit ini, agar menjadi rumah sakit yang punya sistem pelayanan prima,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 26 April 2026. 

Ia menjelaskan, pelayanan klinis harus secara profesional dan berbasis standar serta bukti ilmiah. Ada dukungan tenaga kesehatan yang kompeten, beretika, dan komunikatif. Selain itu, akses layanan juga harus cepat, mudah, adil, serta bebas diskriminasi. Baik bagi pasien BPJS maupun non-BPJS.

“Layanan harus cepat, mudah, adil dan tidak ada diskriminasi bagi seluruh pasien. Baik BPJS maupun non BPJS. Alur pelayanan harus jelas dan waktu tunggu yang terkendali,” tegas ketua fraksi PKB di DPRD NTB tersebut.

Tekan Evaluasi Berkelanjutan

Komisi V juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan melalui indikator pelayanan, termasuk tingkat kepuasan pasien. Tujuannya agar rumah sakit mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika sistem kesehatan saat ini.

Jamhur menyinggung masih adanya keluhan masyarakat terkait perlakuan yang belum optimal di layanan kesehatan. Ia menegaskan hal ini harus menjadi perhatian serius manajemen baru.

“Karena selama ini kesannya kalau pasien BPJS diperlakukan seperti misalnya kurang baik kan. Mungkin kita berharap dengan adanya rolling atau pergantian direktur rumah sakit ini akan lebih baiklah ke depannya,” katanya.

Ia juga menekankan pelayanan harus dari seluruh lini. Tidak hanya tenaga medis, tetapi juga petugas pendukung seperti keamanan hingga perawat, agar mampu menciptakan suasana rumah sakit yang ramah dan humanis.

Dewan berharap, di bawah kepemimpinan direktur yang baru, RSUP NTB dapat bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang lebih maju, profesional, dan benar-benar menjadi harapan masyarakat.

“Rumah sakit adalah pelayanan dasar kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga kita berharap banyak dari manajemen yang terbaru,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button