Lombok Barat

Seleksi Kepala BKAD Lobar Masuk Tiga Besar, Akademisi Ikut Bersaing di Putaran Akhir

Lombok Barat (NTBSatu) – Seleksi terbuka jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Barat (Lobar), akhirnya memasuki babak akhir. Panitia seleksi resmi mengumumkan tiga besar kandidat yang akan memperebutkan posisi strategis tersebut, termasuk satu nama dari kalangan akademisi.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Lombok Barat, H. Akhmad Saikhu menyampaikan, proses seleksi di tingkat panitia telah rampung dan kini tinggal menunggu tahapan lanjutan sebelum penetapan oleh kepala daerah. “Sudah keluar pengumumannya, yang tiga besar sudah keluar,” ujarnya Jumat, 24 April 2026.

Tiga kandidat kepala BKAD Lobar yang lolos ke tahap akhir masing-masing adalah Dr. H. Ahmad Fathoni, yang belakangan diketahui merupakan dosen di Universitas Muhammadiyah Mataram. Lalu, dua orang ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar, yakni I Agus Wirawan Sastra yang saat ini menjabat Sekretaris BKAD, serta M.Taufik yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian.

Masuknya nama akademisi dalam tiga besar menjadi warna tersendiri dalam seleksi kali ini. Hal ini sekaligus menegaskan kompetisi tidak hanya datang dari birokrasi internal, tetapi juga dari kalangan profesional dengan latar belakang keilmuan.

Saat ini, ketiga kandidat tersebut tengah menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum berlanjut ke proses administrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Sekarang mereka yang tiga besar itu tinggal cek kesehatannya saja, dari kemarin sampai hari ini. Setelah cek kesehatan ada proses-proses di BKN,” jelas Saikhu.

Ia menegaskan, tugas Panitia Seleksi (Pansel) telah selesai setelah melalui serangkaian tahapan ketat mulai dari asesmen, penilaian rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara pendalaman. “Yang jelas untuk Pansel ini sudah selesai urusannya. Sekarang mereka sedang izin ke BKN untuk administrasi, rekomendasi dan izin untuk pelantikannya,” katanya.

Keputusan Terakhir di Bupati

Selanjutnya, keputusan akhir akan berada di tangan Bupati Lombok Barat, yang akan memilih satu dari tiga nama tersebut. Menariknya, Saikhu menyebut, ketiga kandidat memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang selama ini menjadi tantangan tersendiri.

“Dari tiga itu, mereka komitmen untuk menyelesaikan masalah aset daerah kita. Dari makalah dan asesmen, mereka udah kita lihat ke mana dan sebagus apa inovasi mereka nantinya,” ungkapnya.

Ia juga memastikan, seluruh proses seleksi berjalan secara transparan dan berbasis merit. “InsyaAllah kita laksanakan dengan adil, terbuka dan transparan,” tegasnya.

Seleksi ini sebelumnya menjadi sorotan karena minimnya pelamar serta dominasi kandidat dari luar daerah. Namun dengan mengerucutnya tiga besar, proses kini memasuki fase penentuan yang akan sangat menentukan arah pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Publik pun menanti keputusan akhir Bupati, yang diharapkan mampu memilih figur terbaik untuk memperkuat tata kelola keuangan dan aset di Lombok Barat. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button