Lombok Barat

Bupati LAZ Lepas 393 JCH asal Lobar, Ingatkan Jaga Kesehatan hingga Jangan Terlambat Wukuf

Lombok Barat (NTBSatu) – Sebanyak 393 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Lombok Barat (Lobar) resmi diberangkatkan dalam kloter 3 Embarkasi Lombok menuju Tanah Suci Makkah, Kamis, 23 April 2026. Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) yang melepas langsung menekankan pentingnya kesiapan fisik, kekompakan, serta pemahaman ibadah selama di Makkah dan Madinah.

Dalam arahannya, Bupati LAZ mengingatkan, ibadah haji merupakan panggilan langsung dari Allah Swt., yang harus para jemaah jalankan dengan penuh kesungguhan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan, mengingat sebagian besar jemaah berusia lanjut.

“Ini adalah panggilan dari Allah. Karena ini gelombang pertama, mereka akan lebih dulu sampai di Makkah, tetapi hajinya belakangan. Jadi manfaatkan waktu di Madinah dan Makkah untuk memperbanyak manasik, jaga kesehatan, dan kekompakan,” ujarnya.

LAZ juga menekankan, ibadah haji memiliki waktu yang sangat ketat. Sehingga, jamaah harus benar-benar memahami tahapan- tahapan penting agar tidak terjadi kesalahan fatal.

“Ibadah Haji ini waktunya tertentu, tidak bisa diqadha atau diqasar. Kalau telat wukuf, maka batal Hajinya. Ini yang harus diperhatikan, hal-hal kecil tetapi prinsip,” tegasnya.

LAZ turut mengapresiasi kesiapan petugas haji yang ia nilai telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi kesehatan maupun pembinaan ibadah.

“Lebih dari 60 persen jemaah sudah siap. Ini menandakan petugas Haji menjalankan tugasnya dengan baik, baik dari sisi kesehatan maupun pembimbingan,” tambahnya.

Ratusan JCH asal Lobar Siap Berangkat

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Barat, H. Suparlan merinci, dari total 393 jemaah yang berangkat terdiri dari 198 laki-laki dan 195 perempuan.

“Untuk kategori kesehatan, ada 101 orang tanpa risiko, 75 risiko tinggi, 98 risiko ringan, dan 118 risiko sedang,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, mayoritas jemaah dalam kloter ini merupakan lansia dengan komposisi sekitar 60 persen berusia di atas 60 tahun dan 40 persen di bawah 60 tahun. Dari sisi usia, jemaah termuda tercatat berusia 22 tahun asal Narmada, sementara yang tertua mencapai 89 tahun dari Lingsar.

“Yang termuda ini merupakan pelimpahan dari orang tuanya yang meninggal dunia, sehingga mendapat giliran berangkat tahun ini,” tambahnya.

Secara keseluruhan, jumlah JCH asal Lobar tahun ini mencapai 843 orang meningkat dari tahun sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut, LAZ juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan daerah dan masyarakat Lombok Barat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami titip doa, semoga kita semua di sini tetap sehat dan pemerintahan Lombok Barat berjalan lancar,” tutupnya. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button