Sumbawa Barat

Bupati Amar Lepas 16 Peserta Beasiswa AMMAN-UT School Batch I ke Jakarta

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah resmi melepas 16 peserta Program Beasiswa Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat Batch I. Agenda orientasi sekaligus pelepasan berlangsung di Lantai 3 Gedung Setda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat, 24 April 2026.

Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah KSB, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), dan UT School. Sinergi tersebut bertujuan mencetak tenaga kerja lokal berkualifikasi industri nasional.

Antusias putra daerah terhadap program ini tercatat sangat luar biasa dengan total 994 pendaftar. Namun, proses seleksi ketat hanya menyisakan 16 pemuda terbaik untuk diberangkatkan ke Jakarta.

Bupati Amar Nurmansyah menyebut, program beasiswa ini sebagai investasi besar pemerintah daerah bagi masa depan putra daerah. Biaya pendidikan untuk satu orang peserta perkiraannya mencapai angka yang cukup fantastis.

“Satu orang itu biayanya hampir Rp150 juta rupiah, ini tidak sederhana. Kami lakukan ini agar kalian memiliki pengalaman dan keahlian mumpuni,” ujar Bupati Amar, Jumat, 24 April 2026.

Ia menegaskan, program ini merupakan wujud nyata dimulainya era industrialisasi di Sumbawa Barat. Penyiapan SDM lokal menjadi prioritas utama, agar masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton.

“Ini realisasi pertama dari industrialisasi. Saya minta adik-adik bertanggung jawab dan jangan pilih-pilih tempat kerja setelah lulus nanti,” tegasnya.

Bupati Amar juga mewanti-wanti para peserta, agar tetap fokus belajar dan tidak terpengaruh pergaulan negatif di kota besar. Ia berharap, para peserta tetap menjaga integritas selama satu tahun masa pendidikan.

Peluang Karier Internasional Terbuka

Sementara itu, Senior Manager Social Impact PT AMMAN, Dimas Purnama menilai, proses seleksi kompetitif bertujuan mencari peserta bermental kuat. Hal ini penting karena dunia alat berat membutuhkan spesifikasi kemampuan yang tinggi.

“Dari 900 lebih pendaftar kita pilih yang benar-benar siap. Kami mencari mereka yang memiliki kemampuan spesifik dan mudah memahami cara kerja industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung visi pembangunan daerah. Harapannya, para peserta bisa menjadi pelopor tenaga mekanik profesional dari KSB.

Ketua Yayasan UT School, Endang Tri Handayani turut menekankan pentingnya pembangunan karakter selama pelatihan. Baginya, keahlian teknis akan lebih bermakna jika dibarengi dengan integritas yang kuat.

“Karakter itu paling susah didapat dibandingkan skill (kemampuan, red). Jika karakter kalian terbangun baik, dunia yang nanti kalian jangkau akan jauh lebih luas,” kata Endang.

Endang memaparkan, alumni UT School memiliki peluang karier internasional yang terbuka lebar. Saat ini, banyak lulusan yang sudah terserap di pasar kerja luar negeri seperti Jepang.

“Kami sudah mengirim 220 orang ke Jepang dan sedang menjajaki Australia hingga Jerman. Peluang global ini terbuka bagi kalian yang memiliki karakter kuat,” tambahnya. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button