Lombok Barat

Pria di Banyumulek Ditemukan Meninggal Tergantung, Polisi Temukan Percakapan Terakhir dengan Istri

Lombok Barat (NTBSatu) – Warga Dusun Banyumulek Timur, Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di halaman rumahnya, Minggu, 19 April 2026.

Sebagai informasi, korban berinisial J (38) yang tinggal seorang diri. Kejadian ini pertama kali terungkap setelah sang istri, yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura, merasa cemas usai terlibat pertengkaran dengan korban melalui pesan singkat. Ia kemudian meminta bantuan tetangga korban untuk memastikan kondisi suaminya.

Kapolres Lombok Barat melalui Plh. Kasat Reskrim, Ipda Muh. Abdullah menjelaskan, sebelum kejadian, korban sempat mengirimkan ancaman.

“Istri korban meminta tolong kepada saksi untuk mengecek kondisi suaminya, karena sebelumnya mereka terlibat pertengkaran melalui WhatsApp dan korban mengancam akan mengakhiri hidupnya,” ujar Ipda Muh. Abdullah dalam keterangan resminya.

Saksi yang datang ke lokasi mendapati rumah dalam kondisi tertutup rapat. Gerbang terkunci dari dalam, membuatnya harus mengintip ke arah halaman.

Dari situlah saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di pohon mangga, dengan ketinggian sekitar dua meter menggunakan tali nilon.

Polisi Lakukan Olah TKP

Laporan tersebut langsung polisi tindak lanjuti dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepolisian turun mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan telepon genggam milik korban di lokasi.

Ponsel tersebut masih dalam kondisi aktif dan menampilkan percakapan terakhir korban. Polisi menduga perangkat itu sengaja diletakkan menghadap ke arah korban.

Kepolisian kemudian membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk visum. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban juga menolak autopsi lanjutan dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Dari hasil olah TKP, keterangan saksi, serta bukti, polisi menyimpulkan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri.

“Berdasarkan hasil cek TKP, bukti chat (pesan, red) WhatsApp, serta keterangan dokter, dapat kami simpulkan peristiwa meninggalnya saudara J murni akibat gantung diri. Diduga kuat dipicu oleh permasalahan dengan istrinya yang sedang bekerja di luar negeri,” tutup Muh. Abdullah.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap tenang menyikapi peristiwa tersebut. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button