Sumbawa Barat

Dishub KSB Alokasikan Rp2,4 Miliar Per Tahun Untuk Lampu PJU

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengoptimalkan pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah bumi pariri lema bariri. Langkah ini menjadi prioritas utama guna mendukung keamanan serta kenyamanan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Kepala Dishub KSB, Suharno menyatakan, penyediaan penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar yang sangat krusial bagi publik. Pihaknya memastikan koordinasi di lapangan terus ditingkatkan agar titik-titik yang padam segera mendapat penanganan teknis.

Suharno mengungkapkan pemerintah daerah menyiapkan anggaran operasional listrik sekitar Rp2,4 miliar setiap tahunnya. “Anggaran pulsa atau token listrik ini disiapkan agar seluruh PJU di wilayah KSB tetap menyala tanpa kendala biaya,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 19 April 2026. 

Masyarakat perlu memahami batasan kewenangan terkait fasilitas lampu yang ada di area publik. Dinas Perhubungan bertanggung jawab penuh pada lampu jalan, sementara lampu taman di kawasan KTC dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Pemisahan kewenangan ini bertujuan agar proses pemeliharaan lebih fokus dan terukur sesuai fungsi aset masing-masing. Koordinasi lintas sektor tetap dilakukan jika ditemukan kerusakan yang memerlukan penanganan terpadu di area perbatasan aset.

Mengenai keluhan lampu padam di jalur Kertasari dan area perkantoran, Suharno menegaskan tim teknis sudah melakukan pengecekan berkala. Kerusakan yang terjadi biasanya disebabkan oleh faktor cuaca atau gangguan instalasi kabel bawah tanah.

Tunggu Kedatangan Material Lampu

Saat ini Dishub KSB sedang menunggu kedatangan material lampu pengganti untuk menuntaskan perbaikan di beberapa titik. Pengadaan material tersebut dilakukan secara bertahap guna memastikan spesifikasi lampu sesuai dengan standar keamanan jalan raya.

Suharno juga memaparkan tantangan di lapangan terkait keterbatasan jumlah personel ahli di bidang kelistrikan. “Kami saat ini mengandalkan empat tenaga teknis dibantu dua unit mobil crane untuk melayani seluruh wilayah kecamatan,” jelasnya.

Untuk mempercepat respon pelayanan, Dinas Perhubungan membuka layanan pengaduan langsung melalui saluran telepon khusus. Warga yang menemukan lampu jalan padam dapat melaporkan titik lokasi melalui nomor call center 081318341437.

Dinas Perhubungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur penerangan di seluruh wilayah KSB secara merata. Sinergi dan informasi cepat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam menjaga kondusifitas wilayah pada malam hari. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button