Sumbawa Barat

Dinas Arpus KSB Genjot Standar Layanan Demi Akreditasi Nasional

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kini tengah memacu peningkatan standar pelayanan dan kelengkapan fasilitas gedung. Langkah strategis ini sebagai komitmen nyata untuk meraih status akreditasi nasional pada awal tahun 2027 mendatang.

Kepala Dinas Arpus KSB, Erna Idawati mengungkapkan, minat baca masyarakat saat ini menunjukkan tren positif yang sangat menggembirakan. Angka kunjungan tercatat melonjak drastis hingga di atas 100 persen dari periode sebelumnya, berkat optimalisasi kenyamanan gedung.

“Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai rumah kedua yang nyaman bagi masyarakat untuk menggali ilmu,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026

Peningkatan ini dipicu oleh pemenuhan sarana seperti AC, gorden, hingga penambahan koleksi buku dan alat permainan edukatif.

Erna menambahkan, suasana baru ini bahkan menarik minat kalangan akademisi untuk melakukan aktivitas perkuliahan di sana. “Mahasiswa Universitas Cordova kini rutin meminta jadwal kuliah dilaksanakan di perpustakaan kami, karena fasilitasnya sudah sangat mendukung,” imbuhnya.

Meski fasilitas interior telah memadai, pihak dinas mengakui, pemenuhan infrastruktur luar ruang masih menjadi tantangan besar. Salah satu syarat akreditasi yang belum terpenuhi secara maksimal adalah ketersediaan lahan parkir yang representatif dan memiliki peneduh.

“Pengunjung masih mengeluhkan area parkir yang panas, sehingga kami langsung mengusulkan perencanaan DED dalam anggaran perubahan tahun ini,” jelas Erna. Hal ini agar seluruh poin penilaian akreditasi dapat terpenuhi tepat waktu tanpa ada kendala teknis.

Dukungan juga mengalir dari DPRD KSB yang mendorong adanya inovasi, berupa pengadaan alat podcast untuk layanan perpustakaan modern. Legislatif berharap perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat kreativitas dan diskusi bagi generasi muda.

Koleksi Buku

Mengenai koleksi buku baru, Erna menjelaskan, saat ini buku-buku tersebut masih dalam proses administrasi dan pemeriksaan oleh Inspektorat serta BPK. “Kami harus tertib administrasi; setelah ada lampu hijau dari pemeriksa, koleksi tersebut segera kami luncurkan secara resmi ke publik,” tegasnya.

Di sisi lain, transformasi digital melalui peminjaman buku daring mendapatkan respons luar biasa dengan kenaikan partisipasi mencapai 200 persen. Ke depannya, Dinas Arpus berencana mengembangkan layanan pesan antar buku sesuai dengan arahan langsung dari Bupati KSB.

Untuk menjangkau pelajar, dinas bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui program kunjungan rutin menggunakan bus sekolah. “Kami yakin kemudahan akses ini akan meningkatkan literasi siswa di Sumbawa Barat secara perlahan namun pasti,” pungkas Erna optimis. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button