Sinergi Satpol PP KSB Garda Terdepan Berantas Penyakit Masyarakat hingga Layanan Keamanan Malam
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa Barat (Satpol PP KSB), terus memperkuat komitmen dalam menjaga ketertiban umum dan meminimalisir penyakit masyarakat.
Kepala Satpol PP KSB, Syarifuddin menegaskan, langkah ini merupakan mandat langsung dari Pemerintah Daerah pasca-rapat koordinasi lintas sektor bersama tokoh agama.
Syaripuddin mengungkapkan, pihaknya baru saja melakukan penyisiran intensif terhadap kos-kosan di Kota Taliwang guna mengantisipasi praktik asusila dan prostitusi daring.
“Kemarin malam kita coba sisir kos-kosan yang ada di Kota Taliwang. Sesuai amanat pemerintah untuk mengawal Perda, agar KSB ini bersih dari penyakit masyarakat,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 17 April 2026.
Dalam operasi tersebut, Satpol PP berkolaborasi dengan BNN dan Dinas Sosial untuk melakukan pemeriksaan tes urin guna menekan angka penyalahgunaan narkotika.
Syaripuddin mengonfirmasi, adanya pasangan yang positif mengonsumsi obat-obatan terlarang dan segera diserahkan ke pihak BNN untuk rehabilitasi.
Selain penindakan asusila, Syaripuddin memprioritaskan perlindungan generasi muda melalui program inovatif bertajuk “Pol PP Go to School“. Melalui program ini, personel Satpol PP hadir di sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan Perda terkait jam belajar malam bagi pelajar SMP hingga SMA.
“Kami turun itu di setiap upacara Senin di SMP, SMA, SMK untuk menyosialisasikan program belajar malam pelajar,” ujar Syaripuddin.
Langkah preventif ini guna mencegah anak sekolah terjaring razia saat nongkrong di kafe atau bermain biliar pada jam produktif.
Peran Krusial Orang Tua
Syaripuddin juga menyoroti peran krusial orang tua, sebagai benteng utama dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka di lingkungan sosial. Ia menekankan pentingnya disiplin keluarga. “Tanpa peran orang tua, mau aturan, mau Perbup, atau Perda turun dari langit pun akan susah.” ujarnya.
Menariknya, Satpol PP KSB kini menghadirkan layanan kemanusiaan berupa pengawalan bagi warga yang tiba di KSB pada tengah malam. Layanan ini menjadi solusi bagi warga yang kesulitan mendapatkan transportasi umum, demi menghindari potensi gangguan keamanan di perjalanan.
“Apabila nyampe KSB tengah malam jam 1 atau jam 2 tidak ada kendaraan, hubungi call center kami. Pol PP siap antar ke alamatnya,” tegas Syaripuddin.
Inovasi ini merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.
Terkait kendala lapangan, Satpol PP menaruh perhatian pada masalah infrastruktur seperti pencurian lampu jalan yang memicu kerawanan kriminalitas. Ia berjanji akan terus meningkatkan frekuensi patroli gabungan bersama TNI-Polri pada malam akhir pekan, untuk memantau titik-titik remang yang sering disalahgunakan.
Melalui berbagai program tersebut, Satpol PP KSB bertekad mewujudkan tatanan sosial yang aman, tertib, dan bermartabat. Syaripuddin memastikan, seluruh personelnya tetap siaga sebagai garda terdepan dalam menjaga kekondusifan wilayah demi kenyamanan seluruh masyarakat. (Andini)



