Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih
Jakarta (NTBSatu) – Pemerintah membuka proses rekrutmen nasional melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk menjaring 35.476 Sumber Daya Manusia (SDM), yang akan ditempatkan dalam pengelolaan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih.
Mereka yang lolos seleksi akan menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Hal tersebut sebagai bagian dari program penguatan operasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan menyampaikan, rekrutmen ini bertujuan menjaring kandidat terbaik yang kompeten dalam mengelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih.
“Pemerintah, melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia untuk ikut serta dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Zulkifli dalam konferensi pers, mengutip siaran langsung YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI, Rabu, 15 April 2026.
Ia menjelaskan, dari total 35.476 posisi yang dibuka. Sebanyak 30.000 lowongan diperuntukkan bagi posisi manajer Koperasi Merah Putih , yang akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.
Sementara itu, 5.476 posisi lainnya untuk pegawai Kampung Nelayan Merah Putih dengan status kepegawaian di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Proses seleksi secara terbuka dan pembukaan pendaftaran sejak tanggal 15 hingga 24 April 2026 melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id.
Persyaratan Pendaftaran
Zulkifli menambahkan, rekrutmen ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan. Adapun syaratnya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan usia maksimal 35 tahun.
Ia juga menegaskan, seluruh tahapan seleksi tanpa biaya alias gratis. “Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan dan menjanjikan kelulusan, itu berarti penipuan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan, rekrutmen ini merupakan tahap awal. Pemerintah menargetkan lebih dari 30.000 unit Koperasi Desa Merah Putih. Serta, 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih rampung pada pertengahan tahun 2026.
Secara keseluruhan, target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih mencapai 80.000 unit di seluruh Indonesia. “Yang akan selesai pada Juni–Juli ini sekitar 30.000 sampai 40.000 unit, sementara totalnya 80.000 unit. Jadi rekrutmennya secara bertahap,” ujarnya. (*)



