Anak Ali BD Resmi Pimpin RSUD NTB, Begini Jejak Kariernya
Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal resmi melantik drg. H. Asrul Sani, M.Kes., sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB pada Kamis, 9 April 2026.
Penunjukan tersebut lahir setelah Asrul Sani melewati tahapan seleksi ketat dan berhasil unggul atas dua kandidat kuat, yakni dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH., serta dr. H. Suriyadi, Sp.An-TI., FISQua.
Keputusan tersebut membuka babak baru dalam perjalanan profesional Asrul Sani. Selama tiga tahun terakhir, ia fokus menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Lombok Timur.
Peran tersebut menempatkannya pada berbagai program pengembangan generasi muda, serta pembinaan atlet daerah.
Meski fokus pekerjaan sempat bergeser ke sektor kepemudaan, latar belakang pendidikan Asrul Sani sebagai Magister Kesehatan tetap menjadi fondasi utama perjalanan kariernya. Pilihan kembali ke sektor kesehatan mencerminkan komitmen kuat terhadap bidang yang sejak awal menjadi jalur pengabdiannya.
Asrul Sani juga memiliki latar keluarga yang cukup dikenal luas. Ia merupakan putra dari H. Moch. Ali Bin Dachlan atau Ali BD, tokoh penting yang pernah memimpin Lombok Timur selama dua periode.
Banyak kalangan menilai sosok Asrul mewarisi karakter kepemimpinan ayahnya, terutama dalam membaca arah pembangunan daerah serta dinamika birokrasi.
Sebagai Aparatur Sipil Negara, Asrul Sani membangun karier melalui berbagai jabatan strategis sebelum akhirnya menerima amanah memimpin rumah sakit rujukan utama di NTB.
Jejak Karier Asrul Sani
Berdasarkan penelusuran NTBSatu , Asrul Sani memulai karier sebagai ASN sekitar tahun 2001 dengan profesi awal sebagai tenaga medis dokter. Pengalaman awal tersebut membentuk pemahaman mendalam terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Perjalanan kariernya terus berkembang, saat ia memimpin Puskesmas Gunung Sari di Lombok Barat. Setelah itu, ia mengambil tanggung jawab lebih besar dengan memimpin RSU Lombok Utara. Pengalaman tersebut memperkuat kapasitas manajerial, sekaligus memperluas wawasan dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.
Kariernya terus menanjak saat ia masuk dalam jajaran pejabat struktural. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur pada periode 2016 hingga 2018, masa yang bertepatan dengan kepemimpinan Ali BD.
Setelah itu, ia mengemban peran sebagai Staf Ahli bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Lombok Timur pada rentang waktu 2018 hingga 2023.
Perjalanan tersebut berlanjut, saat ia menerima amanah sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur sejak Januari 2022 hingga 2026. Pengalaman lintas sektor tersebut memperkaya kemampuan kepemimpinan serta memperkuat jejaring birokrasi yang ia miliki.
Kini, Asrul Sani kembali ke sektor kesehatan dengan tanggung jawab lebih besar sebagai Direktur RSUD NTB, membawa pengalaman panjang serta visi kepemimpinan yang terbentuk dari berbagai posisi strategis sebelumnya. (*)



