Sumbawa

Pemkab Sumbawa Ajukan 349 Formasi CPNS 2026, Tenaga Kesehatan dan Guru Jadi Prioritas

Sumbawa Besar (NTBSatu)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengajukan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 349 formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumbawa, Budi Santoso menyampaikan, pihaknya telah menyampaikan usulan tersebut melalui Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot. Saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

IKLAN

“Usulan sudah kami sampaikan ke Menpan-RB. Saat ini kami menunggu keputusan pusat terkait formasi yang disetujui,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 8 April 2026.

Budi menjelaskan, ratusan formasi yang Pemkab Sumbawa ajukan akan fokus pada sektor prioritas. Terutama tenaga kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis. Untuk tenaga kesehatan, Pemkab Sumbawa mengusulkan 31 dokter umum dan 18 dokter gigi.

Di sektor pendidikan, Pemkab Sumbawa meminta formasi meliputi guru pendidikan jasmani, guru bimbingan konseling, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta lima formasi guru agama Hindu sesuai data pokok pendidikan (Dapodik).

“Sementara itu, untuk tenaga teknis, kita mengajukan 84 formasi untuk mengisi berbagai kebutuhan di organisasi perangkat daerah,” tambahnya.

Menurut Budi, penyusunan formasi sudah mempertimbangkan analisis kebutuhan jabatan (Anjab) dan beban kerja (ABK) di tiap instansi. Tujuannya agar formasi yang diajukan relevan dan mampu mendukung pelayanan masyarakat.

“Semua formasi yang kita ajukan sudah berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan,” jelasnya.

Meski begitu, Budi menegaskan keputusan akhir tetap berada di pemerintah pusat, termasuk pelaksanaan seleksi dan jadwal pembukaan rekrutmen CPNS.

“Pelaksanaan seleksi sepenuhnya kewenangan pusat, jadi kita hanya menunggu saja,” tambahnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button