Sasar Warga Pasar, Distribusi MinyaKita Jadi Langkah Awal Intervensi Harga Pangan di KSB
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) mengambil langkah cepat guna mengisi kekosongan stok minyak goreng premium di Pasar Tana Mira Taliwang. Sebanyak 2.880 liter minyak goreng subsidi merek MinyaKita telah diturunkan, untuk membantu masyarakat mendapatkan harga pangan yang terjangkau.
Kepala Dinas Koperindag KSB, Suryaman melalui Kepala Bidang Perdagangan, Eva mengonfirmasi, pasokan ini berasal dari Sumbawa dan saat ini telah berada di gudang Bulog Lamusung.
“Hari ini, insyaAllah dari Bulog ada turun 2.880 liter MinyaKita yang terdistribusi dari Sumbawa, diturunkan ke gudang Bulog Lamusung. Jadi 2.880 itu tersebar ke delapan kios yang sudah bermitra dengan Bulog,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 6 April 2026.
Eva menekankan, distribusi ke masyarakat secara bertahap mengingat proses pengangkutan dari gudang Lamusung masih terus berjalan. Langkah intervensi ini di tengah situasi pasar yang mengalami kenaikan harga pada beberapa komoditas pokok, seperti gula pasir dan bawang merah.
Eva merinci, harga gula saat ini mengalami kenaikan sebesar Rp500 per kilogram. “Dari harga awal Rp18.000, sekarang jadi Rp19.000, ada sampai Rp20.000 per kilo jualnya,” ungkap Eva.
Ketersediaan MinyaKita ini menjadi solusi pemerintah. Sebab, kondisi minyak goreng jenis premium yang hingga saat ini terpantau belum masuk ke pasar. Guna memastikan distribusi tepat sasaran dan merata, Dinas Koperindag KSB menerapkan aturan ketat Minyakita seharga Rp15.700 per liter dengan pembatasan kuota maksimal dua liter per orang.
Dengan ketersediaan stok mencapai 2.880 liter, pemerintah memproyeksikan sekitar 1.400 warga dapat terlayani dalam penyaluran hari ini. Seluruh proses pembagian di lapangan dipantau langsung oleh pihak Dinas bersama Tim Saber. Guna menjamin ketertiban serta transparansi penyaluran kepada masyarakat. (Andini)



