TGB Jadi Imam Salat Asar di Kediaman Dubes Iran, Warganet Puji sebagai Panutan
Mataram (NTBSatu) – Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menunjukkan momen kebersamaan antarumat Islam saat berkunjung ke kediaman resmi Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia di Jakarta.
Kunjungan tersebut tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga membawa pesan kuat tentang persaudaraan dan solidaritas sesama muslim.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, @tuangurubajang, pada Jumat, 3 April 2026, TGB memperlihatkan suasana khusyuk saat ia memimpin salat Asar berjemaah. Dalam foto tersebut, sejumlah tokoh penting tampak mengikuti salat sebagai makmum, termasuk Dubes Iran, Mohammad Boroujerdi.
“Alhamdulillah, tadi sore saya mengimami salat asar di kediaman resmi Duta Besar Republik Islam Iran di Jakarta. Bapak Dubes Mohammad Boroujerdi, Kyai Nanang Masduki dan dua pejabat utama kedutaan menjadi makmum,” tulisnya dalam kolom keterangan.
TGB tidak hanya membagikan momen ibadah, tetapi juga menyampaikan makna kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya nilai persaudaraan dalam Islam sebagai landasan hubungan antarumat.
“Orang beriman itu bersaudara, kata Allah. Saat saudara seiman dizalimi maka datangi, hibur, dan besarkan hatinya. Itulah hak minimal seorang muslim atas saudaranya,” tambahnya.
Pesan Persaudaraan dan Dukungan untuk Iran
TGB menegaskan, kunjungan tersebut mencerminkan praktik nyata nilai ukhuwah Islamiyah. Ia mengingatkan, setiap muslim memiliki tanggung jawab moral untuk saling menguatkan, terutama saat menghadapi ujian dan tekanan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan doa serta harapan agar bangsa Iran selalu memperoleh kekuatan, keteguhan, serta kemenangan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian publik, terutama warganet yang aktif memberikan respons positif. Banyak komentar muncul dengan nada apresiasi atas sikap dan keteladanan TGB.
“Terima Kasih Tuan Guru Bajang telah mengajarkan dan nencontohkan sebaik-baik toleransi, ketika beberapa orang bersemangat toleransi ke agama lain, namun intoleran ke sesama muslim,” komentar akun @habilalfaa.
“Terima kasih sudah menjadi panutan buat saling menjaga kerukunan antar umat beragam,” tambah akun @mochamad_maizen.
Respons tersebut menunjukkan, publik melihat sosok TGB sebagai figur yang konsisten membawa pesan persatuan dan keteladanan. Momen sederhana berupa salat berjamaah tersebut justru menghadirkan dampak luas karena menguatkan nilai kebersamaan serta kepedulian antarumat Islam. (*)



