Kota Mataram

Heboh, Warga Ditemukan Tergeletak di Trotoar Sriwijaya

Mataram (NTBSatu) – Suasana malam di Kota Mataram mendadak ramai setelah warga melihat seorang pria tergeletak di trotoar kawasan Jalan Sriwijaya, tepatnya sekitar Simpang Empat Tanah Aji, Kota Mataram pada Jumat, 27 Maret 2026, sekitar pukul 23.05 Wita.

Sebagai informasi, pria tersebut berprofesi sebagai petugas kebersihan dan berada tepat di samping gerobak sampah yang ia gunakan saat bekerja.

IKLAN

Sejumlah warga yang melintas merasa khawatir saat melihat kondisi pria itu. Kemudian, mereka segera menghubungi layanan darurat 110 untuk meminta bantuan aparat kepolisian.

Laporan tersebut langsung mendapat respons cepat dari jajaran Polsek Mataram. Unit patroli yang sedang bertugas segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi pria yang tergeletak di pinggir jalan tersebut.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menegaskan, langkah cepat menjadi bagian dari komitmen pelayanan kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama saat malam hari.

“Begitu menerima aduan masyarakat melalui 110, piket unit patroli yang dipimpin oleh Pawas Ipda I Komang Putra Adnyana langsung menuju lokasi. Anggota menemukan seorang bapak yang tergeletak di trotoar bersama gerobak sampahnya,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan sekaligus membangunkan pria tersebut. Setelah sadar, pria itu mampu berkomunikasi dengan baik. Ia mengaku, mengalami kelelahan berat saat bekerja hingga akhirnya tertidur pulas di lokasi.

“Setelah dibangunkan dan diajak berkomunikasi, yang bersangkutan mengaku merasa sangat kelelahan sehingga tidak sadarkan diri dan tertidur pulas di pinggir jalan saat sedang bekerja. Beruntung kondisi kesehatannya secara umum terpantau stabil,” tambahnya.

Petugas juga memastikan pria tersebut berasal dari Lingkungan Karang Seme, Sekarbela. Kondisi yang sempat memicu kekhawatiran warga ternyata tidak berkaitan dengan tindak kriminal.

Sebagai bentuk kepedulian, petugas menawarkan bantuan untuk mengantar pria tersebut pulang. Namun, ia memilih beristirahat sejenak dan menolak tawaran tersebut.

“Anggota kami tetap memastikan yang bersangkutan benar-benar pulih kesadarannya sebelum meninggalkan lokasi. Kami mengapresiasi warga yang peduli dan segera melapor melalui layanan 110,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button