Sumbawa Barat

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Poto Tano: Antrean Mengular, Hasil Panen Padi Terancam Menyusut

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Kondisi Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, pada puncak arus balik Lebaran Sabtu, 28 Maret 2026, terpantau padat merayap. Ribuan pemudik dan ratusan kendaraan logistik harus bersabar mengantre berjam-jam di bawah cuaca ekstrem, untuk bisa menyeberang menuju Pulau Lombok.

Keluhan Penyusutan Muatan Padi

Kondisi ini memberikan tekanan berat bagi para sopir logistik. Wan, seorang sopir truk yang mengangkut sekitar 10 ton padi dari Lunyuk, mengaku telah tertahan dari subuh di area pelabuhan. Ia mengungkapkan, kekhawatiran serius mengenai nilai ekonomis muatannya yang terus berkurang akibat penguapan.

IKLAN

“Aduh capek ini, kecapekan banget. Sudah mau dekat satu hari lebih ngantre di sini. Kondisi padi kan lagi kering, mataharinya panas begini, semakin dia kering ya persenannya (bobot timbangan) makin berkurang. Itu pengaruh ke hasil nanti, tapi ya bagaimana lagi, kita terima saja,” ujarnya kepada NTBSatu, Sabtu, 28 Maret 2026.

Lelah dan Panas di Jalur Roda Dua

Kelelahan serupa pemudik roda dua, Miftahul Jannah alami. Tiba di Pelabuhan Poto Tano sekitar pukul 11.00 Wita dari Sumbawa Besar, ia harus menghadapi terik matahari dermaga yang menyengat selama berjam-jam.

“Capek, terus panas sekali di sini, untuk teman teman yang mau nyebrang bisa datang pagian biar tidak kepanasan” ujarnya.

Pelayanan ASDP

General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetia Wahyudi menyatakan, pihaknya terus berupaya maksimal untuk memberikan kenyamanan di tengah situasi padat. Ia memastikan, 24 armada kapal dalam kondisi sehat dan layak operasi untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan.

Menanggapi keluhan cuaca panas, ASDP mengerahkan berbagai fasilitas layanan humanis di area kantong parkir.

“Untuk motor kita berikan tenda-tenda tambahan agar tidak langsung terpapar matahari. Kami juga menyediakan air minum dus dingin dan es krim gratis untuk anak-anak guna mengurangi beban panas selama mereka menunggu antrean,” jelas Erlisetia Wahyudi.

Antrean Kendaraan Mobil di Pelabuhan Poto Tano
Suasana antrean kendaraan roda empat dan truk logistik di Pelabuhan Poto Tano, pada puncak arus balik H+7 Lebaran 2026. Foto: Andini

Erlistia memprediksi puncak arus balik terjadi dalam dua gelombang besar, yakni pada 23-24 Maret dan puncaknya pada akhir pekan ini, 28-29 Maret. Ia mengatakan, arus balik sempat melandai di tanggal 25, namun hanya sebentar dan kembali memadat.

“Dari tanggal 28 sampai 29 ini diprediksi lonjakannya itu hari ini. Arus puncaknya itu 23-24 sama 28-29 ini, sempat melandai hari rabu namun hanya sebentar kembali memadat,” ujar Erlisetia Wahyudi.

Ia juga menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Syahbandar dan Gapasdap untuk mengatur ekstra trip jika terjadi penumpukan yang tidak terduga.

Sabar di Tengah Kepadatan

Keterlambatan jadwal masuk kapal juga dirasakan oleh angkutan umum. Bambang, sopir bus Damri rute Labangka-Mataram, berupaya menenangkan para penumpangnya yang mulai merasa jenuh.

“Aman alhamdulillah, semua jenis bus dan travel aman. Memang begini sudah waktunya setiap tahun, jadi kita harus tetap sabar bersama penumpang,” tambahnya.

Pantauan Keamanan, Arus Roda Dua Mendominasi

Ipda Rino Ansori dari Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano, memastikan situasi tetap terkendali meski volume kendaraan meningkat. Koordinasi lintas sektoral terus diperkuat untuk menjamin kelancaran penyeberangan.

“Pemantauan arus balik H+7 ini khususnya di area pelabuhan masih terpantau lancar. Kendaraan masih didominasi oleh R2 (roda dua), sementara untuk R4 (roda empat) mulai menurun,” katanya

Ia menambahkan, kendaraan berat seperti truk dan fuso masih terparkir di area dermaga. “Namun kita berusaha sudah berkoordinasi dengan pihak di kawasan, baik Syahbandar dan ASDP, untuk mengurai kendaraan ke dalam kapal-kapal,” jelasnya.

Berdasarkan data statistik sementara, terdapat kenaikan volume kendaraan sebesar 18 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, yang menjadi salah satu faktor penyebab padatnya area dermaga Poto Tano pada musim arus balik kali ini. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button