Puncak Arus Balik di Pelabuhan Poto Tano Diprediksi Meledak 45 Persen Akhir Pekan ini
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Penyeberangan lintas Poto Tano bersiap menghadapi lonjakan besar. Meski situasi lapangan saat ini masih terkendali, otoritas pelabuhan memprediksi gelombang arus balik pemudik baru akan mencapai puncaknya pada penghujung Maret ini.
Port Operation Superintendent Poto Tano, Putra Galih mengungkapkan, berdasarkan tren data, puncak arus balik diperkirakan jatuh pada 28 hingga 29 Maret 2026.
“Ada potensi kenaikan hingga 45 persen untuk total penumpang dan kendaraan. Rinciannya mencakup 5.860 unit kendaraan roda dua, 2.308 unit roda empat, 1.774 truk, dan 455 unit bus,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 27 Maret 2026.
Prediksi internal ini selaras dengan proyeksi Kementerian Perhubungan, yang menetapkan tanggal 29 Maret sebagai titik puncak pergerakan masyarakat secara nasional.
Menyikapi potensi lonjakan tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mematangkan langkah antisipasi di titik-titik krusial. Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno menegaskan, hingga saat ini koordinasi di lapangan berjalan sangat solid.
“Pantauan kami sejauh ini aman dan terkendali. Kami terus memastikan kesiapan fasilitas penunjang di area pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan yang signifikan,” ujar Suharno.
Sebelumnya, pihaknya juga telah memetakan posko strategis dan memperketat pengawasan angkutan umum melalui ramp check. Tujuannya, untuk memastikan keselamatan penumpang selama masa arus balik.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Pelabuhan Poto Tano, Ipda Rino mengonfirmasi, arus lalu lintas menuju dan di dalam area pelabuhan masih normal. “Sampai saat ini masih terpantau lancar,” singkatnya.
Masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Lombok diimbau untuk tetap waspada, memastikan kondisi fisik prima. Serta, memantau jadwal operasional kapal guna menghindari antrean panjang pada puncak arus balik akhir pekan nanti. (Andini)



