Kota Mataram

Bidik Rp28 Miliar dari BLUD, Dinkes Kota Mataram Petakan Potensi Peserta BPJS di 11 Puskesmas

Mataram (NTBSatu) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram menetapkan target pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang cukup signifikan pada tahun 2026 ini.

Sebanyak 11 Puskesmas dan satu Laboratorium Kesehatan (Labkes) di bawah naungan pemerintah kota dipacu untuk mencapai total target pendapatan sebesar Rp28 miliar.

IKLAN

Kepala Dinkes Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan mengungkapkan, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada strategi pemetaan potensi kepesertaan BPJS Kesehatan di masing-masing wilayah kerja Puskesmas.

Berbeda dengan rumah sakit, sumber pendapatan utama Puskesmas berasal dari dana kapitasi. BPJS Kesehatan membayarkan dana tersebut berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar di fasilitas kesehatan tersebut setiap bulannya.

IKLAN

“Kapitasi itu menunjukkan jumlah orang yang memang terdaftar di fasilitas kesehatannya, yang dibayarkan oleh pihak BPJS berupa kapitasi kepesertaan setiap bulan. Itu yang mempengaruhi pendapatan,” ujar dr. Emirald Isfihan, Kamis, 26 Maret 2026.

IKLAN

Oleh karena itu, dr. Emirald mendorong para kepala Puskesmas untuk melakukan upaya “marketing” yang lebih masif guna memperbanyak jumlah kepesertaan. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan operasional dan peningkatan kualitas layanan di tingkat dasar.

Pemetaan Peserta PBI dan Non-PBI

Guna mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan Kota Mataram tengah melakukan penarikan data mendalam untuk memetakan tren kepesertaan. Fokus utamanya adalah meningkatkan angka rekrutmen dari kelompok masyarakat. Mereka yang masuk kategori peserta non-Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau peserta mandiri dari sektor swasta.

Beberapa Puskesmas besar dengan target capaian tertinggi. Di antaranya Puskesmas Cakranegara, Puskesmas Tanjung Karang, Puskesmas Karang Taliwang, Puskesmas Karang Pule dan Puskesmas Ampenan

Rata-rata target untuk Puskesmas kategori besar ini berada di angka Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar. Emirald optimis, dengan pelayanan yang baik, masyarakat akan memiliki kepercayaan tinggi untuk mendaftarkan diri dan keluarganya sebagai peserta di Puskesmas pilihan mereka. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button