Kota Mataram

Pemkot Mataram Siapkan Rp9,9 Miliar untuk THR ASN, Cair Awal Maret

Mataram (NTBSatu) – Kabar baik bagi Aparatur Aipil Negara (ASN) Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram memastikan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 1447 Hijriah/2026 telah siap dan tinggal menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, H. Muhammad Ramayoga, menyebut secara fiskal daerah sudah siap. Saat ini, Pemkot masih menanti Surat Edaran dari Kementerian Keuangan sebagai dasar hukum pencairan.

“Secara anggaran kita sudah siap. Begitu SE dari Kementerian Keuangan keluar dan OPD mengajukan, langsung kita proses. Tidak akan kita tunda,” tegas Ramayoga, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pencairan kemungkinan berlangsung pada awal Maret atau pekan depan, tergantung terbitnya aturan resmi tersebut.

Prosesnya akan dilakukan bertahap sesuai pengajuan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sekarang ini yang sedang berjalan masih TPP bulan Februari. Untuk THR, kita tinggal menunggu regulasi saja. Jadi teman-teman OPD sebaiknya sudah siapkan berkasnya dari sekarang,” ujarnya.

Total anggaran yang dipersiapkan Pemkot Mataram mencapai sekitar Rp30 miliar. Angka itu mencakup pembayaran THR, gaji bulan Maret, serta tambahan penghasilan pegawai (TPP) Februari. Khusus untuk THR, alokasi dananya sebesar Rp9,9 miliar lebih.

Ramayoga menyebut, percepatan administrasi menjadi kunci agar hak ASN bisa diterima tepat waktu menjelang hari raya. Ia tidak ingin proses pencairan terhambat hanya karena persoalan teknis.

“Kalau semua dokumen sudah lengkap, prosesnya cepat. Prinsipnya kami ingin ASN menerima haknya sebelum Lebaran, supaya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” katanya.

Ia pun memastikan, seluruh proses pembayaran akan tetap mengikuti ketentuan pemerintah pusat dan dilaksanakan secara tertib serta akuntabel.

“Kami jalankan sesuai aturan. Transparansi dan akuntabilitas tetap jadi prioritas,” ujar Ramayoga.

Pemkot Mataram juga berharap pencairan THR ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ASN, tetapi turut menggeliatkan perputaran ekonomi lokal selama Ramadan.

“Setiap tahun, momentum THR ini ikut menggerakkan ekonomi. Mudah-mudahan daya beli meningkat dan ekonomi daerah ikut terdongkrak,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button