100 Ribu Kepesertaan BPJS PBI di Lobar Dinonaktifkan, Dinsos PPPA Jamin Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Lombok Barat (NTBSatu) – Gelombang penonaktifan kepesertaan jaminan kesehatan massal juga melanda Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Lobar, mencatat angka warga yang kehilangan status aktif kepesertaannya mencapai ratusan ribu jiwa.
Kepala Dinas Sosial PPPA Lombok Barat, Arief Suryawirawan mengungkapkan, kebijakan ini merupakan bagian dari penataan ulang basis data penerima bantuan iuran yang pemerintah lakukan.
”Berdasarkan data terbaru di bulan Januari, ada sekitar 47.000 jiwa yang dinonaktifkan. Namun, secara total, laporan dari teman-teman Dinas Kesehatan mencatat ada 100.000 jiwa kepesertaan yang sudah dinonaktifkan,” ungkapnya kepada NTBSatu, Rabu, 11 Februari 2026.
Meski angka penonaktifan tergolong fantastis, ia meminta masyarakat untuk tidak panik. Pihaknya memastikan, telah membangun koordinasi lintas sektor agar akses medis masyarakat tidak terputus di tengah jalan.
”Jangan khawatir, saya pastikan ya, pelayanan tetap diberikan. Saya sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mereka menyatakan siap. Tidak ada pasien yang ditolak hanya karena masalah data ini,” tegasnya.
Arief menjelaskan saat ini langkah prioritas adalah melakukan pemetaan ulang (mapping) terhadap data awal yaitu 47.000 jiwa yang terdampak. Data tersebut akan segera didistribusikan ke tingkat bawah untuk divalidasi kembali.
”Data ini akan kami serahkan ke Puskesmas-Puskesmas untuk dilakukan pemadanan. Target kita adalah memproses secepat mungkin, bahkan jika memungkinkan kita lakukan reaktivasi (pengaktifan kembali) bagi warga yang memang layak,” jelasnya.



