Sumbawa

Jalan Darurat Batu Bangka-Prajak Sumbawa Kembali Putus Diterjang Banjir

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Ruas jalan darurat Batu Bangka-Prajak di Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, kembali terputus akibat banjir bandang. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman NTB, mengambil alih sementara penanganan jalan tersebut.

Sebagai informasi, banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa, selama beberapa jam pada Jumat sore, 26 Januari 2026. Luapan air menghanyutkan badan jalan darurat yang menjadi akses utama warga antara Batu Bangka dan Dusun Prajak.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu menambah daftar kejadian banjir di wilayah tersebut. Putusnya jalan menyebabkan mobilitas masyarakat lumpuh sementara, mengingat jalur tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung.

Warga sekitar merasakan langsung dampak banjir tersebut. Aktivitas pelajar menuju sekolah terganggu, pekerja kesulitan menjalankan aktivitas harian, hingga pedagang tidak dapat mengangkut barang ke pasar. Sebagian warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh atau menunda perjalanan.

Kerahkan Tim dan Alat Berat

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Sumbawa Bagian Barat, Mustafa ST MT, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menurunkan tim teknis ke lokasi.

“Sudah kami tindak lanjuti. Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim dan alat berat. Karena jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga,” ujarnya, Minggu, 1 Februari 2026.

Mustafa menjelaskan, pihaknya melakukan penanganan darurat ini dengan membersihkan material lumpur dan puing banjir, membuka saluran drainase yang tersumbat, serta memperbaiki bagian jalan yang tergerus arus. Tim juga melakukan pemeriksaan kondisi struktur jalan di sekitar lokasi.

“Sudah langsung kita tangani, akses jalan sudah kembali dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, masyarakat kami minta, tetap berhati-hati saat melintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas PUPR NTB tidak hanya fokus pada perbaikan darurat, tetapi juga menyiapkan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Pemeliharaan drainase, pemantauan cuaca, dan peran aktif masyarakat menjaga saluran air akan terus kami perkuat,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, akses Batu Bangka-Prajak sudah dibuka kembali, aktivitas warga berangsur normal. Namun masyarakat tetap diimbau waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi dan banjir kerap berulang di kawasan tersebut.

Sebagai informasi, ruas jalan provinsi Batu Bangka-Prajak sebelumnya telah dilaporkan terputus akibat dihantam banjir dengan ketinggian cukup signifikan pada 15 Januari 2026 lalu.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, turun langsung meninjau lokasi jalan rusak dan jembatan putus di Desa Batu Bangka, Rabu, 21 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk segera melakukan penanganan setelah menetapkan status tanggap darurat bencana.

“Pemerintah provinsi sudah menyiapkan anggaran melalui dana Biaya Tidak Terduga. Penanganan jalan provinsi yang rusak akan menjadi prioritas,” tegas Iqbal. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button