Tren Kunjungan Harian Tinggi, Perpustakaan NTB Dihadapkan Kebutuhan Update Koleksi
Mataram (NTBSatu) – Perpustakaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat, tren kunjungan yang terus meningkat sejak menempati gedung baru.
Pengunjung didominasi kalangan Generasi Z, khususnya mahasiswa dan pelajar. Namun, keterbatasan koleksi buku yang belum diperbarui menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kualitas layanan.
Kepala Bidang Deposit, Pengadaan, Pengelolaan, dan Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Hj. Nuryanti, SE., ME., mengatakan, sejak perpindahan lokasi, animo masyarakat terhadap perpustakaan tergolong tinggi. Setiap hari, ratusan pengunjung memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Perpustakaan yang lama pindah ke sini trennya tinggi sekali dan banyak dari Generasi Z. Terbanyak mahasiswa dan sebagian siswa,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 14 Januari 2026.
Sekalipun berbeda dengan data terakhir 2024, rata-rata kunjungan tercatat sekitar 250–300 orang per hari. Namun, pasca pemindahan pusat pelayanan membaca, pihak perpustakaan optimis angka kunjungan terus meningkat,
Lebih lanjut, ia juga mengakui, koleksi buku yang tersedia saat ini belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pengunjung. Pembaruan koleksi terakhir pada 2018, sehingga sejumlah judul sudah tidak relevan dengan kebutuhan pembaca saat ini.
“Saat ini, ratusan pengunjung per hari hanya terkendala koleksi yang memang perlu di-upgrade (diperbaharui, red). Termasuk, di perpustakaan keliling memang respons masyarakat pada buku yang monoton” katanya.
Menurut Nuryanti, koleksi yang kurang mutakhir berpotensi mempengaruhi tingkat kunjungan dan minat baca masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berencana mengusulkan pembaruan koleksi, terutama buku-buku yang pengunjung butuhkan.
“Nanti update buku. Termasuk judul-judul yang lebih dibutuhkan oleh pembaca, akan kita sampaikan ke pimpinan untuk dianggarkan dan sediakan,” jelasnya.
Dari sisi sumber daya manusia, Nuryanti menyebutkan, jumlah pustakawan di Perpustakaan Daerah NTB saat ini sebanyak 18 orang.
Harapan Pengunjung Perpustakaan NTB
Sementara itu, salah satu pengunjung, Muhaimin Yasin mengatakan, ia lebih sering memanfaatkan Perpustakaan NTB sebagai tempat mengerjakan tugas,
“Ke sini sebagai workspace saja untuk kerjakan tugas. Untuk buku sudah punya sendiri, karena di perpustakaan juga masih kurang, perlu ditambah, termasuk kajian keagamaan,” ujar mahasiswa Universitas Mataram ini.
Pengunjung lain, Indana Zulfa menilai, koleksi buku masih mencukupi untuk sementara. Namun, ia menyoroti fasilitas pendukung yang menurutnya perlu mendapat perbaikan.
“Buku masih tercukupi sementara ini, untuk tempat belajar bagus dan baik. Hanya mungkin fasilitas loker yang perlu diperbaiki karena untuk keamanan barang,” katanya.
Selanjutnya, Kristin Ester Marawali bersama teman-temannya dari SMPN 13 Mataram berharap adanya penambahan buku pelajaran, khususnya bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Tambah buku IPS, buku belajar untuk sekolah. Karena kita ke sini cari buku untuk kebutuhan belajar sekolah, ke sini pinjam buku,” ujarnya. (Alwi)



