Lombok Barat

DPRD Lombok Barat Sebut Pemkab Siapkan Rp78 Miliar Perbaiki Jalan Sekotong

Lombok Barat (NTBSatu) – DPRD Lombok Barat memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menyiapkan anggaran Rp78 miliar untuk perbaikan jalan di wilayah Sekotong. Anggaran tersebut telah masuk dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) 2026.

Ketua Komisi III DPRD Lombok Barat, Fauzi menjelaskan, pembahasan fokus perbaikan jalan telah secara intensif dalam rapat kerja bersama pemerintah daerah. Dari hasil pembahasan tersebut, terdapat 33 ruas jalan yang pengerjaannya tahun ini dengan sejumlah titik berada di wilayah Sekotong.

“Beberapa titik di Sekotong sudah masuk perencanaan, seperti di depan Pasar Sekotong, Sekotong Tengah, Mareje, dan beberapa titik lainnya. Alhamdulillah, anggarannya sudah muncul dalam bentuk DPA,” ujar Fauzi kepada NTBSatu, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menambahkan, proses tender pekerjaan jalan mulai akhir Januari atau paling lambat awal Februari, sehingga pengerjaan fisik bisa segera berjalan. Selain jalan, anggaran infrastruktur tersebut juga mencakup pembangunan dan perbaikan irigasi dengan total 55 titik.

IKLAN

Fauzi juga menegaskan, meski terdapat pemotongan transfer ke daerah dari Pemerintah Pusat, anggaran infrastruktur Lombok Barat relatif tidak terdampak signifikan. Bahkan, total belanja infrastruktur tahun ini berada di kisaran Rp300 miliar hingga Rp380 miliar, relatif setara dengan tahun sebelumnya.

“Melalui pembahasan di Banggar DPRD, kami memastikan anggaran infrastruktur tidak berkurang dibandingkan tahun lalu. Ini bagian dari komitmen DPRD untuk terus memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat,” tegas politisi PKB ini.

Perbaikan Harus Menyesuaikan Kapasitas Fiskal

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, Abubakar Abdullah menilai, pembangunan infrastruktur harus realistis dan bertahap, menyesuaikan kapasitas fiskal daerah.

Menurutnya, wilayah-wilayah seperti Sekotong dan daerah 3T lainnya tetap menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan akses layanan dasar dan pertumbuhan ekonomi.

“Infrastruktur ini bukan hanya soal jalan, tetapi bagaimana membuka akses ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru. Karena itu harus direncanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan,” kata Abubakar.

Ia berharap, percepatan pembangunan jalan di Sekotong dapat berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, pariwisata, serta aktivitas ekonomi warga. Sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button