Bupati Amar Perkuat Program Unggulan dalam Pembahasan RKPD Sumbawa Barat 2027
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, menggelar Orientasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Rapat Gili Paserang, Lantai III Graha Praja pada Senin, 12 Januari 2026.
Pemerintah daerah memanfaatkan forum ini untuk menyamakan persepsi dan mempertegas arah kebijakan pembangunan daerah.
Sebagai informasi, tema pembangunan RKPD 2027 mengusung tema “Akselerasi Pelayanan Dasar, Produktivitas Daerah, dan Pertumbuhan Kelas dan Ekonomi Baru”. Tema ini mengarah pada percepatan kesejahteraan sosial, penguatan potensi sumber daya daerah, serta penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Kepala Bappeda Sumbawa Barat, Suhadi, S.P., M.Si. menjelaskan, orientasi RKPD menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan RKPD 2027.
Orientasi ini membuka ruang bagi perangkat daerah untuk memahami arahan pimpinan, kerangka regulasi, serta isu strategis yang akan menjadi dasar dokumen perencanaan.
Ia menyebut, proses penyusunan RKPD telah berjalan sejak pertengahan Desember 2025 dan menargetkan penyelesaian pada pertengahan Mei 2027.
“Proses penyusunan RKPD 2027 telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025 dan diharapkan selesai pada pertengahan Mei 2027. Hal ini, mencakup tahapan penyusunan rancangan awal, rancangan, pelaksanaan pengusiran, perumusan, hingga penetapan,” ungkapnya.
Suhadi menambahkan, penyusunan RKPD 2027 perlu mengacu pada Indikator Kinerja Utama, Indikator Kinerja Daerah, dan Indikator Utama Pembangunan.
Target 2027 mencakup Indeks Pembangunan Manusia 77,49 poin, angka kemiskinan 9,50 persen, serta pertumbuhan ekonomi 6 persen. Pemerintah daerah berharap orientasi ini mampu memperkuat kualitas perencanaan yang terarah, akuntabel, dan berorientasi hasil.
Fokus Program Unggulan dan Arah Pembangunan
Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi dua program unggulan, yakni Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa. Ia menyampaikan, Kartu Sumbawa Barat Maju telah melayani 37.990 kepala keluarga atau 39.979 jiwa.
“Di 2026 saya harapkan tidak ada lagi keluhan tentang Kartu Sumbawa Barat Maju, harus sudah kita kerjakan dengan maksimal,” tegas Amar.
Bupati juga menyampaikan, program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa masih dalam tahap penyusunan dengan fokus pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal. Arah ini selaras dengan pembahasan ketahanan ekonomi pascatambang bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara pada 7 Januari 2026. (*)



