BREAKING NEWS – Diduga Penambang Ilegal Dekat Mandalika Tewas, Tiga Luka luka
Mataram (NTBSatu) – Satu orang di Lombok Tengah meninggal dunia pada Minggu, 30 November 2025. Polisi masih mendalami penyebabnya. Namun, muncul dugaan bahwa korban merupakan penambang emas di Dusun Kuta Dua, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi membenarkan kabar kematian pria asal Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat itu. Korban bernama Hemaldi.
“Iya, satu orang meninggal dunia,” katanya kepada NTBSatu malam ini.
Selain itu, tiga orang lainnya juga mengalami luka-luka. Dua di antaranya sudah dipulangkan setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Batujai. Sementara satu orang lagi dirujuk ke RSUD Praya Lombok Tengah karena luka yang cukup serius.
Polres Loteng meluruskan, lokasi tambang bukan di Desa Prabu Kecamatan Pujut yang sudah lama tutup. Namun titik dan desa berbeda dalam satu kecamatan.
“Lokasinya bukan di Prabu. Tapi di dusun Kuta Dua, Desa Kuta,” ujarnya.
Brata mengaku belum mengetahui identitas korban. Termasuk apakah keempat korban merupakan penambang atau bukan. Namun informasi awal, sambung Brata, mereka merupakan penambang. Akan tetapi pihaknya masih mendalami informasi tersebut.
Kasi Humas juga mengaku belum mendapatkan informasi jelas apakah mereka mengalami insiden tersebut di kawasan pertambangan atau bukan.
Sebagai informasi, Desa Kuta merupakan bagian dari inti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang sudah membangun Sirkuit MotoGP dan beberapa seri sudah berlangsung.
Sementara itu, anggota kepolisian saat ini masih berada di lapangan untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
“Akses ke sana susah. Tidak bisa sepeda motor, apalagi mobil. Nanti untuk lengkap jelas, kami belum bisa bisa menyampaikan secara detail, karena masih menunggu laporan. Setelah teman-teman melakukan cek TKP,” jelasnya. (*)



