TPG Gaji ke-13 dan 14 di Mataram Cair Hari ini, Pemkot Pastikan Guru Terima Sebelum Ramadan
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memastikan, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) termasuk gaji ke-13 dan 14 segera terealisasi. Langkah ini mengakhiri keterlambatan pembayaran yang sempat menimbulkan keresahan di kalangan guru.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf mengatakan, persoalan anggaran kini sudah jelas setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Hasil koordinasi tersebut menegaskan pemerintah daerah harus menutup kekurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat.
“Pusat sudah memberi arahan yang jelas. Daerah menutupi kekurangannya dan Sekda meminta kami mempercepat proses agar tidak berlarut. Hari ini insyaAllah akan cair,” ujar Yusuf, Rabu, 4 Februari 2026.
Yusuf menjelaskan, dana transfer pusat selama memang ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan riil pembayaran TPG. Dari hasil perhitungan terakhir, pemerintah menemukan adanya selisih anggaran yang harus segera selesai.
Pemkot Mataram kemudian mengambil keputusan menutup kekurangan dana sebesar Rp87 juta melalui APBD, setelah Sekretaris Daerah memberikan persetujuan. Menurut Yusuf, nilai tersebut relatif kecil dan tidak membebani kondisi fiskal daerah.
“Pimpinan langsung mengambil sikap. Karena kekurangannya tidak besar, kami langsung menutupnya melalui anggaran daerah,” katanya.
Saat ini, Dinas Pendidikan mempercepat tahapan administrasi. Sekretaris Dinas Pendidikan telah menyerahkan berkas pengajuan pencairan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram untuk diverifikasi.
“Kami sudah menyerahkan seluruh dokumen. Setelah administrasi lengkap, kami langsung mendorong ke tahap pencairan. Hak guru menjadi prioritas,” ujar Yusuf.
Pemkot Mataram Talangi Kekurangan Anggaran
Ia optimistis, dana TPG gaji ke-13 dan 14 segera masuk ke rekening guru di Kota Mataram. Proses pencairan diperkirakan rampung dalam waktu dekat, bahkan sebelum bulan suci Ramadan.
“Perkiraan kami tidak sampai dua minggu. Kami berharap guru sudah menerima dana tersebut sebelum puasa,” ucapnya.
Sebelumnya, keterlambatan pencairan TPG ke-13 dan 14 di Kota Mataram muncul akibat ketidaksesuaian antara kebutuhan anggaran guru dan besaran dana transfer dari pusat. Kondisi ini sempat memicu kegelisahan karena sejumlah daerah lain sudah lebih dulu mencairkan TPG.
Kini, keputusan Pemkot Mataram menalangi kekurangan anggaran membuat 1.287 guru di Kota Mataram hanya tinggal menunggu proses akhir pencairan. “Anggarannya sudah aman, tinggal teknis pencairan saja,” tambah Yusuf.
Sementara itu, Kepala BKD Kota Mataram, HM Ramayoga mengatakan, pihaknya siap mengawal proses pencairan TPG ke-13 dan 15 hingga dana masuk ke rekening guru. “Jangan khawatir, proses pencairan langsung kami jalankan hari ini secara bertahap,” tutupnya. (*)



