Kota MataramPemerintahan

4.000 Titik Lampu Jalan Rawan Pencurian dan Vandalisme

Mataram (NTBSatu) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram meningkatkan pengawasan terhadap lebih dari 4.000 titik Penerangan Jalan Umum (PJU). Petugas mengawasi lampu agar tetap berfungsi sekaligus mencegah pencurian komponen dan aksi vandalisme.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Mataram, Bambang Eko Yudarminto mengatakan, petugas rutin memantau kondisi PJU. Ia juga mengajak masyarakat dan media aktif melaporkan lampu jalan yang padam atau rusak.

“Harapan kami dari masyarakat atau teman-teman media melaporkan itu. Langsung saat itu juga akan kami perbaiki,” ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

IKLAN

Menurut Bambang, setiap laporan akan segera ditindaklanjuti. Namun, perbaikan menyesuaikan waktu dan kondisi di lapangan.

“Kalau pengaduannya jam 12 malam, ya besoklah kita perbaiki. Agak susah kalau malam-malam. Kecuali kalau laporannya sore, magrib jam 7 malam, atau siang, itu akan langsung kita perbaiki,” katanya.

Ia menjelaskan, lampu jalan yang padam tidak selalu mengalami kerusakan. Kondisi tersebut bisa terjadi karena adanya pemadaman listrik dari PLN.

IKLAN

“Pada saat PLN mati lampu di daerah itu, jelas PJU juga mati. Itu yang kadang dilaporkan. Kami cek ke sana, memang sedang ada pemadaman. Berbeda kasusnya dengan Jalan Lingkar yang menggunakan PJU tenaga surya. Mau ada pemadaman atau tidak, lampu di sana tetap menyala,” jelasnya.

Selain menangani laporan, Dinas Perhubungan juga memperkuat pengawasan untuk mencegah pencurian komponen dan vandalisme. Petugas terus memelihara jaringan, terutama kabel dan komponen yang sudah tua.

“Kalau ada yang mati, kita cari penyebabnya. Kalau jaringannya atau kabelnya sudah tua, langsung kita ganti,” tegas Bambang.

Pendataan terbaru mencatat jumlah PJU di Kota Mataram mencapai lebih dari 4.000 titik. Angka tersebut meningkat dari data sebelumnya yang berkisar 3.000 titik.

Bambang memastikan, kondisi PJU kini jauh lebih baik. Petugas hampir tidak lagi menemukan lampu yang hidup-mati secara tidak stabil berkat pemeliharaan rutin. (*)

Artikel Terkait