Kota MataramOlahraga

Atlet Taekwondo Mataram Berdarah Selandia Baru yang Bidik Emas di Porprov 2026

Mataram (NTBSatu) – Kontingen Kota Mataram terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Salah satu tumpuan harapan dulangan medali emas datang dari atlet muda berbakat Atlet Taekwondo, Susan Rahma Stewart (19 tahun).

Menariknya, atlet berparas blasteran ini menegaskan, dirinya adalah putri daerah asli. Lahir dari pasangan ibu kandung asal Lombok dan ayah dari Selandia Baru, Susan lahir dan tumbuh besar di Pulau Seribu Masjid. Saat ini, ia tengah menempuh studi semester 2 di Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (Unram).

Menjelang perhelatan Porprov 2026, Susan mengaku persiapannya sudah hampir rampung sepenuhnya untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Mataram.

IKLAN

“Persiapannya mungkin sudah 99 persen ya, positif ingin menang. Persiapan kami lakukan dengan latihan rutin setiap pagi dan malam, menjaga pola makan yang baik, serta terus memupuk rasa optimisme,” ujar Susan usai pelepasan, Selasa, 14 Juli 2026.

Konsisten Sejak Usia 5 Tahun

Ketertarikan Susan pada dunia olahraga bela diri taekwondo bukanlah hal baru. Ia mengungkapkan telah menggeluti olahraga ini sejak usia belia. Ia mulai berlatih sejak umur 5 tahun, awalnya hanya bertujuan untuk pertahanan diri.

Seiring berjalannya waktu, bakatnya mulai menonjol hingga ia mulai aktif mengikuti berbagai kejuaraan daerah maupun nasional.

IKLAN

Sebelum diproyeksikan untuk Porprov 2026, Susan tercatat pernah meraih Juara II (Medali Perak) pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) serta menyabet Medali Emas di berbagai kejuaraan tingkat regional Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dukungan Wali Kota Mataram

Sementara itu, Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap perjuangan 587 atlet yang akan berlaga.

Orang nomor satu di Mataram tersebut menaruh harapan besar agar Kota Mataram mampu tampil maksimal dan meraih kembali gelar juara umum pada ajang olahraga tertinggi di NTB ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memberikan dukungan penuh secara moril maupun materil Rp350 juta kepada seluruh atlet dan pelatih.

“Kita harus optimis, dengan persiapan yang matang dan disiplin tinggi, Kota Mataram bisa kembali membawa pulang piala juara umum dan mempertahankan supremasi olahraga kita,” pungkas Mohan. (*)

Artikel Terkait