AdvertorialPendidikan

STKIP Tamsis Bima Mobilisasi 311 Mahasiswa KKN ke 30 Posko Lintas Wilayah

Bima (NTBSatu) – STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima memobilisasi 311 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan X, menuju 30 posko yang tersebar pada 15 kecamatan di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Sebelum turun ke lokasi pengabdian, seluruh peserta mengikuti pembekalan yang berlangsung di Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima, Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan ini membekali mahasiswa memahami tujuan KKN, etika bermasyarakat, administrasi program, serta tanggung jawab selama melaksanakan pengabdian masyarakat.

IKLAN

Kampus juga mengarahkan mahasiswa agar mampu mengintegrasikan literasi, numerasi, kewirausahaan, dan pendidikan karakter dalam setiap program kerja.

Ketua Panitia KKN, Anwar, M.Pd., AIFO menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan membangun kesiapan mahasiswa sebelum memasuki lingkungan masyarakat.

Kampus ingin setiap peserta mampu menjalankan peran sebagai agen perubahan yang profesional sekaligus bertanggung jawab.

IKLAN

“Kegiatan pembekalan ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN. Diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan KKN, etika bermasyarakat, penyusunan program kerja, serta peran mahasiswa sebagai agen perubahan,” ujarnya, Senin, 14 Juli 2026.

Data per 10 Juli 2026 menunjukkan, sebanyak 311 mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama dua bulan hingga September 2026.

Setelah masa KKN berakhir, kampus langsung melanjutkan agenda akademik melalui Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) agar proses pembelajaran tetap berkesinambungan.

Penguatan Mutu Kampus

Pelaksanaan KKN Angkatan X juga mencerminkan komitmen STKIP Tamsis Bima dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi. Kampus tersebut saat ini menempati posisi pertama sekolah tinggi keguruan se-Pulau Sumbawa. Pencapaian itu lahir melalui peningkatan akreditasi, penguatan sistem akademik, serta produktivitas penelitian para dosen.

Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si mengatakan, kemajuan sistem informasi kampus memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mengakses berbagai layanan akademik dan kegiatan kemahasiswaan secara lebih transparan.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bagian dari langkah kampus dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa.

“Sangat berpeluang mahasiswa yang KKN hari ini untuk melakukan KKN internasional tahun depan jika terus mengalami kemajuan. Kampus akan terus membangun kemajuan dan mengajak mahasiswa untuk terus mengabdi serta belajar dalam pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Optimisme tersebut selaras dengan upaya kampus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kampus terus mendorong dosen melanjutkan pendidikan, memperbanyak penelitian, serta memperkuat pendampingan mahasiswa selama menjalankan KKN.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata bersama masyarakat.

Kampus berharap seluruh peserta mampu memperkuat literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta mengembangkan program kewirausahaan yang bermanfaat bagi warga pada setiap wilayah penempatan.

Selama dua bulan ke depan, 30 posko KKN akan menjadi ruang belajar sekaligus ruang pengabdian bagi ratusan mahasiswa STKIP Tamsis Bima.

Program itu sekaligus menjadi langkah awal kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menuju peluang KKN internasional pada masa mendatang. (*)

Atim Laili

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait