Kebakaran Telaga Bertong Hanguskan Aset Korban, Kerugian Capai Ratusan Juta
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Kebakaran menghanguskan aset properti milik tiga warga, yakni Sumanto, Purwanto, dan Aziz Nurhasim, di Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 14.33 Wita.
Saat musibah terjadi, para penghuni sedang pergi ke luar daerah menuju Pulau Jawa sehingga bangunan dalam kondisi kosong. Kondisi rumah yang sepi membuat kobaran api leluasa menjalar dan menghanguskan isi bangunan dengan sangat cepat.
Korban sehari-hari bekerja sebagai pedagang perabot keliling yang menyimpan banyak stok barang di rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) KSB, Drs. H. Abdul Razak menjelaskan, karakteristik bahan plastik pada barang dagangan tersebut memicu api cepat membesar.
“Nilai kerugian aset dagangan perabot plastik dan pecah belah milik korban mencapai Rp100 juta,” ujar Kepada NTBSatu, Selasa, 7 Juli 2026.
Selain barang dagangan, pemilik juga kehilangan uang tunai sebesar Rp10 juta yang tersimpan di dalam rumah. Sejumlah dokumen berharga milik korban termasuk berkas sertifikat tanah turut musnah menjadi arang.
Amukan si jago merah juga melahap habis deretan kendaraan korban yang terparkir di lokasi kejadian. Dinas Damkarmat KSB kembali memberikan rincian mengenai total kendaraan korban yang ikut terbakar.
“Total kerugian sementara korban sangat besar karena api melahap habis uang tunai dan seisi rumah,” lanjutnya.
Korban kehilangan empat unit mobil pick-up, satu unit roda tiga merek Tosa, serta tiga unit sepeda motor. Berbagai peralatan elektronik rumah tangga seperti dua unit kulkas, satu unit mesin cuci, dua mesin sanyo, dua televisi, dan delapan kipas angin juga rusak.
Sebagai informasi, warga setempat melihat kobaran api sudah membesar pada pukul 14.33 Wita, lalu segera menghubungi markas komando. Petugas pemadam kebakaran langsung meluncurkan armada tangki air dari tiga pos wilayah berbeda menuju lokasi kejadian.
Total lima unit armada dari Taliwang, Pos Brang Rea, dan Pos Jereweh bekerja keras menjinakkan amukan api. Kepala Dinas Damkarmat KSB menegaskan, petugas memberikan perhatian penuh karena posisi bangunan berada pada area pemukiman padat.
“Kami mengirim lima unit pemadam dari berbagai pos demi mempercepat proses pemadaman,” jelasnya.
Imbas cuaca terik, api sempat menyambar ujung dinding dari tiga rumah tetangga sekitar sebelum petugas berhasil mengendalikan situasi.
Damkarmat Imbau Kewaspadaan Warga
Kemudian, Kepala Dinas Damkarmat KSB meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem saat ini. “Jangan lupa mematikan kompor bila keluar rumah dan segera hubungi call center kami,” imbaunya.
Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dapat menghubungi kontak utama call center Damkarmat KSB melalui nomor telepon (0372) 8281100. Warga juga bisa mengirim pesan kedaruratan melalui WhatsApp Call Center resmi pada nomor 085333261919.
Selain itu, Damkarmat menyediakan kontak WhatsApp Posko wilayah seperti Mako Taliwang 082236872587 dan Pos Brang Rea 081246471553. Kontak aktif lainnya meliputi Pos Jereweh pada nomor 085339906662 serta Pos Seteluk pada nomor 082339003906.
Sementara itu, personel Kepolisian Sektor Taliwang menjaga ketat area sekitar kebakaran untuk kelancaran proses penyelidikan. Tim penyidik kepolisian masih mengumpulkan bukti kuat guna mencari tahu penyebab pasti kemunculan api. (*)




