Pemerintahan

Pemprov NTB Kejar Pengisian Jabatan Kosong, Seleksi Terbuka Belum Jadi Prioritas

Mataram (NTBSatu) – Setelah mutasi pada 9 April 2026 lalu, masih terdapat jabatan kosong di lingkup Pemprov NTB. Yaitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Jabatan itu kosong setelah ditinggal almarhum dr. Lalu Herman Mahaputra. Sekarang diisi Pelaksana Tugas (Plt), Baiq Nelly Yuniarti.

Selain jabatan eselon II, pejabat struktural lainnya, seperti jabatan eselon III dan IV masih ada yang kosong. Apalagi tahun ini, ada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), memasuki masa pensiun.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budiprayitno menyampaikan, untuk mengisi jabatan kosong tersebut, masih menunggu keputusan Gubernur. Merupakan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Jadi bagi kami tahun ini harus terisi. Tapi kalau bulan ini belum,” kata Yiyit, sapaan Kepala BKD NTB, kemarin.

Untuk pengisian jabatan kosong tersebut, lanjut dia, Pemprov belum menentukan skemanya. Opsi menggunakan seleksi terbuka, belum menjadi pilihan. Dalam hal ini, Pemprov NTB masih berharap rekomendasi manajemen talente segera keluar.

“Polanya (pengisian) bisa menggunakan pergeseran, bisa juga pengisian baru dengan seleksi terbuka. Namun, kita upayakan secepat mungkin mendapat rekomendasi manajemen talenta, mudah-mudahan. Biar tinggal diisi,” ungkapnya.

Manajemen talenta merupakan pendekatan strategis untuk menarik, mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan karyawan berpotensi tinggi guna mencapai tujuan organisasi.

Ia menjelaskan, penggunaan skema seleksi terbuka dalam memilih pejabat akan memakan waktu yang cukup panjang. Sebab, ada beberapa tahapan yang harus dilalui hingga mendapat persetujuan teknis (pertek) Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kalau perintahnya seleksi terbuka prosesnya akan panjang. Mudah-mudahan kita bisa menyegerakan manajemen talenta,” katanya.

545 ASN Pemprov NTB Pensiun

Sebagai informasi, sebanyak 545 pegawai lingkup Pemprov NTB akan pensiun tahun 2026 ini. Empat di antaranya merupakan pejabat eselon II. Selain itu ada juga pejabat eselon III dan IV serta staf biasa.

Yiyit menyampaikan, adapun pejabat eselon II yang akan pensiun tahun ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, dan Dukcapil (DPMPD Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi; Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ashari; Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal; dan Kepala Biro Organisasi Setda NTB, Ahmadi.

“Eselon II itu kalau di tahun ini itu ada satu (pensiun), tetapi di 1 Januari 2027 ada tiga. Kita anggap lah tahun ini ya, karena itu eselon duanya ada empat,” jelas Yiyit, sapaan Kepala BKD NTB, kemarin.

Ia menjelaskan, setelah pejabat tersebut pensiun, secara otomatis jabatan yang dtinggalkan akan mengalami kekosongan. Untuk pengisiannya, pada pejabat struktural akan dilakukan seleksi terbuka atau manajemen talenta.

“Kalau dia pejabat struktural, ya nanti akan ada pengisian,” ujarnya.

Yiyit juga menyebutkan, beberapa pejabat eselon III akan penisun tahun ini. Mereka tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Misalnya, pada 1 Mei 2026 ini sudah ada satu Kepala Bidang di Bappenda yang akan kosong.

Kemudian, di bulan Juni, ada kepala UPT di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga akan kosong. Di bulan Agustus, ada dua eselon tiga di Pol PP, juga akan kosong.

“Nah itu nanti sudah kami laporkan dan tinggal tunggu seperti apa skema pengisiannya ke depan,” jelasnya. (05)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button