Proyek Air Minum Digenjot, 12 Ribu Rumah di Sumbawa Ditargetkan Terlayani
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan NTB menargetkan, peningkatan layanan air minum di Kabupaten Sumbawa melalui program optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Program ini berfokus pada rehabilitasi jaringan pipa guna memperluas jangkauan distribusi air bersih ke masyarakat.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan NTB melalui PPK Perencanaan, Nurul Ismi Roziana menyampaikan, proyek ini untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses air layak. “Program ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat Sumbawa,” jelas Nurul, Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan, pekerjaan akan mencakup rehabilitasi jaringan pipa dengan kapasitas mencapai 3 x 50 liter per detik. “Dengan kapasitas tersebut, kita targetkan dapat melayani sekitar 12 ribu sambungan rumah,” katanya.
Menurutnya, ukuran keberhasilan proyek tidak hanya dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pelaksanaannya. “Pekerjaan harus mengedepankan ketepatan mutu, waktu, dan biaya,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan proyek. “Sinergi antar pihak sangat penting agar program ini berjalan sesuai rencana,” bebernya.
Ia juga mengingat keberlanjutan program harus menjadi perhatian bersama, terutama setelah proyek selesai. “Pemeliharaan pasca konstruksi harus dipastikan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan air bersih di Kabupaten Sumbawa, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan air minum yang lebih merata dan berkelanjutan. (Marwah)



