Lombok Timur

Baznas RI Perkuat Ekosistem Kesehatan dan Ekonomi di Lombok Timur

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, sedang mematangkan rencana alih status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Timur menjadi Rumah Sehat Baznas.

Keputusan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), agar dampaknya lebih melembaga dan masyarakat bisa merasakannya.

Hal tersebut Ketua Baznas RI, H. Sodik Mudjahid sampaikan langsung saat berkunjung ke rumah sakit di Labuan Haji, pada Kamis, 23 April 2026.

“Salah satu upaya pengembangan rumah sakit tersebut adalah kerja sama antara Baznas pusat, provinsi, dan daerah. Baznas siap mendukung pembangunan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur,” katanya.

Rencana transformasi ini akan diawali peninjauan langsung sarana dan prasarana di RSUD Lombok Timur, yang sekarang berstatus tipe D dengan akreditasi Paripurna.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin mengatakan, jika rumah sakit tersebut memiliki sejarah panjang karena pembangunannya menggunakan dana zakat umat melalui Perda Zakat Nomor 9 Tahun 2002.

Dengan hadirnya Baznas RI, diharapkan bisa memperkuat pengadaan peralatan medis mutakhir serta fasilitas pendukung lainnya yang masih terbatas selama ini.

Transformasi rumah sakit ini akan menjadi tanda pergeseran pola pembinaan Baznas RI. Mulai dari meninggalkan pola pemberian bantuan yang bersifat karitatif atau charity dengan pola berkelanjutan.

Beberapa bidang strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, pengembangan UMKM, hingga peternakan, saat ini menjadi fokus utama dalam memobilisasi dana umat. Sodik juga menegaskan, potensi zakat di Indonesia masih sangat besar, namun belum tergali secara optimal.

“Masyarakat dapat hidup dengan baik jika zakat dikelola dengan baik. Baznas akan terus melakukan modernisasi dalam mobilisasi dan pengelolaan ZIS,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kegiatan tersebut, Baznas RI berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dalam menangani isu-isu sosial lainnya. Misalnya, masalah penanggulangan bencana hingga pembangunan perumahan untuk masyarakat kurang mampu.

Kerja sama ini sangat penting, agar dana ZIS tetap sasaran dan bisa membangun ekonomi masyarakat bawah. Haerul Warisin mengapresiasi komitmen dan dukungan Baznas RI dalam memperkuat sarana kesehatan pada wilayahnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pendukung agar proses alih status sebagai Rumah Sehat Baznas bisa berjalan sesuai rencana, dan berdampak pada akses kesehatan masyarakat semakin berkualitas. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button