Idulfitri di Bima Ternoda, Dua Pemuda Mabuk Saling Bacok
Mataram (NTBSatu) — Momentum Hari Raya Idulfitri yang identik dengan suasana damai dan penuh ibadah justru ternoda oleh aksi kekerasan di Desa Tanggabaru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Dua orang terlibat perkelahian hingga saling bacok menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, korban inisial A mengalami luka serius di bagian punggung sebelah kiri. Sementara terduga pelaku, Hendra alias Bintang telah ditangkap dan diamankan di Polsek Monta.
“Kejadiannya terjadi hari ini sekitar pukul 16.30 Wita. Pelaku dan korban saling kenal, mereka satu desa,” kata Kapolsek Monta AKP Sudarto kepada NTBSatu, malam ini.
Insiden berdarah itu dipicu oleh pertengkaran antara pelaku dan korban. Keduanya, sambung Kapolsek, sama-sama dalam keadaan mabuk. Akibat pertengkaran yang terus memanas, tindak kekerasan pun tak terbendung.
“Pelaku masih kami amankan. Sedangkan korban dibawa ke Puskesmas Monta kemungkinan dirujuk Kota Bima karena mengalami luka serius,” beber AKP Sudarto.
Belum diketahui apakah A dan Hendra alias Bintang sebelumnya memiliki persoalan pribadi. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Selain mengamankan pelaku, anggota Polsek Monta, Bima juga melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi.
“Nanti kami jelaskan lengkapnya. Yang jelas pelaku sudah kami amankan, belum jadi tersangka. Kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi terlebih dahulu, mengecek apakah sebelumnya ada masalah atau tidak,” tandasnya. (*)



