Warganet Bandingkan Menu MBG Vs Bento Superindo: Lebih Enak dan Murah
Mataram (NTBSatu) – Warganet ramai membandingkan kualitas serta porsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan paket makanan siap saji milik Superindo.
Perbincangan tersebut mencuat, setelah sejumlah pengguna mengunggah foto bento dari Superindo. Akun Instagram @filosofis.id kemudian membagikan ulang unggahan itu hingga menarik perhatian luas.
“Superindo menjual menu makanan siap saji seharga MBG. Netizen: nge- roast MBG secara enggak langsung,” tulis keterangan unggahan tersebut.
Unggahan itu menampilkan menu Superindo yang terlihat lebih lengkap dan menarik. Selain itu, harga bento yang mendekati anggaran MBG sekitar Rp15.000 per porsi ikut memperkuat perbandingan.
Sejumlah warganet kemudian menilai, menu Superindo terasa lebih menggugah selera dengan penyajian yang lebih rapi.
Warganet Adu Menu MBG Vs Superindo
Sejumlah komentar warganet menunjukkan perbedaan pandangan yang cukup tajam. Sebagian pengguna menilai, menu bento Superindo lebih menarik daripada menu uji coba MBG yang selama ini beredar.
“Jangankan di Superindo, dipinggir jalan malah ada yang serba Rp10 ribu dan lebih oke daripada MBG,” komentar akun @monk.rb
“ Omg nampaknya lebih banyak dan lebih sehat dan lebih enak dari beberapa some a few of sedikit dari oknum dapur MBG ya,” tambah akun @cpybr_
Namun, tidak semua komentar bernada kritik. Beberapa warganet justru memberikan pandangan seimbang dengan menyebut kualitas menu MBG tidak kalah dari produk supermarket.
“Kalau soal ayam dan nasi, lauk MBG anak gue (saya, red) sudah sering, jadi sama bagus menu MBG dengan menu supermarket ini. Kalau memang sudah tidak suka sama sesuatu akan selalu jelek dimata orang itu, dan akan membuat seakan-akan hal dari A selalu jelek tidak mungkin bagus,” komentar akun @didawardhana.
Selain itu, muncul juga penjelasan terkait alasan harga bento Superindo terlihat lebih murah. Warganet menilai strategi penjualan bahan makanan yang tidak terjual pada hari sebelumnya, memungkinkan harga menjadi lebih rendah.
“Superindo menjual bahan sisa agar tidak terbuang percuma, umumnya dari hari sebelumnya yang tidak terjual. Sehingga harganya bisa lebih murah. Membandingkan dengan MBG yang Insyaallah setiap hari segar dan jelas tidak masuk akal. MBG porsi besar itu Rp10 ribu dan porsi kecil Rp8 ribu, jadi kalau dibandingkan dengan harga Rp15.900 tidak relevan,” jelas akun @anakbumibulan.
Perdebatan ini terus berkembang karena publik memiliki sudut pandang berbeda terkait kualitas, harga, serta tujuan program MBG.
Sebagian warganet menilai perbandingan tersebut tidak sepenuhnya setara, sementara pihak lain tetap menyoroti tampilan serta variasi menu sebagai faktor penting. (*)



