Pendidikan

SDN 2 Cakranegara Surati Korwil BGN, Keluhkan Menu MBG dan Minta Pindah SPPG

Mataram (NTBSatu) – SDN 2 Cakranegara, Kota Mataram, meminta pemindahan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini setelah muncul keluhan terkait variasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga perhatian pada masukan sekolah yang kurang.

Kepala SDN 2 Cakranegara, Ahmadi, M.Pd., mengatakan, pihak sekolah bersama wali murid dan komite sekolah telah mengirimkan surat permohonan pemindahan layanan sejak 13 Januari 2026.

“Berdasarkan berbagai pertimbangan dari wali murid hingga komite sekolah kami sudah kirimkan surat per tanggal 13 Januari 2026. Untuk pindah pelayanan SPPG,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan, permintaan tersebut akibat sejumlah masukan yang telah sekolah sampaikan kepada pihak penyedia layanan MBG. Terutama, terkait variasi menu makanan dan kesesuaian dengan selera anak-anak.

IKLAN

Namun, menurut Ahmadi, berbagai masukan dari pihak sekolah tidak mendapatkan perhatian dari penyedia layanan sendiri. Terutama, pada menu yang sejauh penerimaan tidak sesuai dan tidak terlihat dari masukan.

“Hal itu sebelumnya dikarenakan sudah kami berikan masukan terkait variasi menu dan selera anak-anak. Termasuk, masukan-masukan dari kami sekolah tidak pernah diperhatikan oleh SPPG,” katanya.

Temuan Dugaan Puding Basi

Situasi tersebut, lanjutnya, semakin diperkuat setelah muncul temuan makanan tidak layak konsumsi dalam paket MBG yang siswa terima. “Ternyata ini kan belum berubah, bahkan sampai kejadian seperti ini,” ujarnya merujuk pada temuan dugaan pudding basi.

Atas kondisi itu, pihak sekolah berharap Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram dapat segera mempertimbangkan pemindahan layanan penyedia MBG untuk sekolah tersebut.

“Jadi kami meminta terutama terhadap Korwil BGN Kota Mataram untuk memindahkan pelayanan di sekolah kami, pindah SPPG,” katanya.

Ia juga berharap, penyedia layanan MBG yang nantinya dapat lebih memperhatikan masukan dari pihak sekolah. Khususnya, terkait variasi menu dan kualitas makanan untuk siswa.

“Bagi SPPG yang dekat dengan wilayah kami, kalau bisa melihat masukan dari pihak sekolah. Supaya menu MBG sesuai harapan siswa sekolah,” ujarnya.

Kepala SPPG Cakranegara Barat, Dwiyan Adiputra Abidano, S.H., yang bertanggung jawab atas distribusi MBG di SDN 2 Cakranegara belum bisa memberikan keterangan ketika NTBSatu konfirmasi.

Pihak SPPG mengatakan, masih melakukan evaluasi internal sejak 26 Februari 2026 lalu pasca penutupan sementara menyusul laporan temuan dugaan makanan MBG tidak layak.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kota Mataram, Isnan Namantan juga belum bisa memberikan tanggapan hingga berita ini terbit. (Alwi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button