Pendidikan

Dugaan Paket MBG Berulat, SMPN 2 Mataram Sebut Belum Terima Laporan

Klaim Aduan Nihil

Melanjutkan keterangan tersebut, Kepala Tata Usaha (KTU) SMPN 2 Mataram, Pena Riadien mengaku, pembagian paket MBG Ramadan memang berisi kurma. Namun, sekolah belum menerima laporan adanya makanan berulat.

“Paket Ramadan kan memang ada kurma di sana. Tetapi, sejauh ini belum ada laporan terkait dengan adanya apa tadi, yang berulat-berulat itu,” katanya.

IKLAN

Menurut Riadien, distribusi melalui guru kelas. Jika ditemukan masalah pada makanan, guru biasanya langsung mendokumentasikan dan melaporkan ke panitia untuk diteruskan ke pihak SPPG sebagai bahan evaluasi.

“Guru-guru yang membagikan ke anak-anak itu biasanya ada laporan langsung didokumentasikan. Nah kami kalau ada seperti itu, langsung kami informasikan juga ke SPPG,” jelas panitia SPPG SMPN 2 Mataram ini.

IKLAN

Ia menambahkan, temuan makanan bermasalah pernah terjadi pada menu sebelumnya dan segera pihaknya laporkan. Namun, untuk paket Ramadan kali ini belum ada informasi serupa.

IKLAN

“Itu biasanya kalau ada yang berulat, kemudian dulu (sebelum Ramadan) itu ada sayur berulat, langsung kami laporkan untuk masukan ke SPPG. Tapi untuk yang ini belum, belum ada informasi,” ujarnya.

Sekolah tidak menutup kemungkinan temuan terjadi setelah siswa membawa pulang paket dan membukanya di rumah. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan dari orang tua maupun siswa

“Iya bisa jadi, bisa saja, tetapi sejauh ini belum ada laporan dari orang tua wali termasuk siswa,” katanya.

Pena menjelaskan, secara teknis siswa dapat langsung menukar paket jika menemukan masalah saat pembagian di sekolah. “Jadi anak-anak bisa sigap, begitu ketemu langsung dilaporkan ke panitia, langsung tukar paketnya gitu. Itu teknisnya,” ujarnya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button