Usai dari AS, Prabowo ke Inggris Saksikan Kerja Sama Danantara-Arm Ltd
Perkuat Industri Digital
Dominasi tersebut menjadi alasan utama Indonesia menggandeng perusahaan berbasis Inggris itu untuk mempercepat transfer pengetahuan. Sekaligus, memperkuat posisi nasional dalam rantai nilai industri digital dunia.
“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15 ribu engineers kita di dalam ekosistem Arm. Agar mereka bisa menguasai teknologi chip design dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip. Sehingga, Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, pemerintah juga menyiapkan pengembangan intellectual property strategis di enam sektor prioritas. Dengan kepemilikan hak berada di tangan Indonesia.
“Enam ini merupakan IP, intellectual property, yang kita bisa pilih apakah satu untuk teknologi otomotif, kedua internet of things. Ketiga terkait dengan data center, kemudian bisa juga tentang home appliances. Yang dua lagi kita bisa pilih apakah kita mau yang futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing, dan yang lain. Jadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,” paparnya.
Kerja sama tersebut harapannya menjadi fondasi awal bagi penguatan ekosistem teknologi tinggi nasional, sekaligus membuka peluang Indonesia naik kelas dalam industri digital global. (*)



