INTERNASIONAL

Prabowo Pamer Tutup 1.000 Tambang Ilegal di Depan Pengusaha AS

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto mengakui, Indonesia masih menghadapi berbagai praktik ilegal di sejumlah sektor. Mulai dari penyelundupan hingga aktivitas ekonomi terlarang.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat menghadiri Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce di Washington, DC, Amerika Serikat (AS), Rabu, 18 Desember 2026 waktu setempat.

Dalam forum yang pengusaha Indonesia dan Amerika Serikat hadiri itu, Prabowo menyebut, pemerintah menyadari masih banyak persoalan terkait aktivitas ilegal di dalam negeri.

“Kami tahu kami memiliki banyak masalah. Kami memiliki masalah penyelundupan, perdagangan manusia, aktivitas ekonomi ilegal, pertambangan liar, perikanan liar, dan penebangan liar,” ujar Prabowo.

Meski demikian, ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memberantas berbagai praktik tersebut melalui langkah penegakan hukum yang lebih tegas.

Salah satu upaya, menurut Prabowo, adalah penindakan terhadap tambang ilegal di berbagai daerah. “Saya baru saja menutup 1.000 tambang ilegal. Mereka menambang di hutan lindung,” katanya.

1 2Laman berikutnya

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button