Ekonomi Bisnis

Rocky Gerung Sebut Perjanjian Dagang Prabowo-Trump “Menghina” Indonesia

Jakarta (NTBSatu) – Rocky Gerung menyoroti, perjanjian perdagangan tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump tekan di Washington DC, AS. Ia menilai, kesepakatan tersebut merugikan dan bahkan “menghina” Indonesia.

Pernyataan itu Rocky sampaikan dalam dialog bersama Hersubeno Arief di akun YouTube Rocky Gerung Official @RockyGerungOfficial_2024, berjudul “Sangat Merugikan Indonesia! DPR Harus Batalkan Perjanjian Prabowo dengan Trump”.

IKLAN

Dalam pernyataannya, Rocky menyebut, setelah menganalisis secara mendalam, sejumlah pengamat menilai isi perjanjian tersebut timpang dan cenderung menguntungkan pihak AS.

IKLAN

“Memang setelah di-breakdown, dianalisis secara detail oleh para pengamat, ternyata perjanjian itu betul-betul ‘menghina’ Indonesia. Jadi seolah-olah Donald Trump suruh tanda tangan semua yang gua (dia, red) mau ya. Termasuk, loloskan produk kita masuk ke pasar Indonesia tanpa perlu ada label halal segala macam kan,” ujar Rocky, mengutip video tersebut, Senin, 23 Februari 2026.

IKLAN

Ia menilai, ketentuan tersebut mencerminkan keinginan Trump untuk memposisikan diri sebagai penguasa ekonomi global. Sekaligus, membatasi ruang gerak Indonesia dalam menjalin hubungan dagang dengan negara lain.

“Jadi soal kebebasan perdagangan juga sudah dikendalikan. Kita akhirnya nurut aja terhadap kelakuan brutal dari Donald Trump. Kenapa begitu? Ya karena kita butuh semacam persahabatan pura-pura dengan Donald Trump kan. Itu intinya kan,” katanya.

1 2 3Laman berikutnya

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button