SPPG di Sambelia Tetap Salurkan MBG Meski Dapur Terendam Banjir
“Belum lagi peralatan-peralatan mesin sempat terendam, perkiraan kerugian sekitar Rp50 juta lebih,” imbuhnya.
Lumpur setinggi mata kaki masih menggenangi area bangunan SPPG. Peralatan memasak terlihat menumpuk di sudut dapur, sementara pekerja sibuk membersihkan sisa lumpur yang terbawa banjir.
Meski operasional dapur berhenti sementara, SPPG Obel-Obel memastikan pendistribusian MBG tetap berlanjut. Noria menegaskan, kondisi tersebut tidak menjadi kendala besar karena menu selama Ramadan berupa makanan kering.
“Pendistribusian tetap berlanjut. Dikarenakan bulan Ramadan, BGN mengarahkan kami untuk distribusi menu kering untuk B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD) dan siswa,” ujar Noria.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, pengelola berencana menggunakan dapur lain sebagai lokasi pengemasan sementara hingga proses perbaikan dan pembersihan dapur selesai.
Adapun banjir tersebut merusak tembok tiga dapur MBG, ratusan rumah, hingga banyak sawah di Sambelia tergenang dan terancam gagal panen. (*)



