Jejak Karier Plh Kapolres Bima Kota yang Diduga Pernah Terjerat Kasus Narkoba
Publik Soroti Kasus Narkoba
Sorotan publik menguat karena Catur pernah terlibat kasus narkoba pada masa lalu. Saat masih berpangkat ajun komisaris polisi, Catur pernah menjadi Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Ternate.
Pada 4 Mei 2017, Catur pernah dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu setelah Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Maluku Utara melakukan tes urine kepada jajaran anggota.
Kala itu, Catur mendapat sanksi disiplin oleh Kapolda Maluku Utara saat itu yakni, Brigadir Jenderal Tugas Dwi Apriyanto. Catur juga kehilangan jabatan dan sempat menjalani tugas lain setelah hukuman disiplin tersebut.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mohammad Choirul Anam meminta, Polda NTB memastikan rekam jejak perwira yang menerima tugas strategis.
“Jangan sampai blunder ketika penunjukkan pelaksana harian,” kata Anam, mengutip Tempo.co, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia juga meminta evaluasi cepat terhadap penunjukan Catur karena langkah tersebut bisa mencederai sikap tegas Polda NTB dalam menangani kasus narkoba internal.
Menanggapi itu, Catur memilih tak berkomentar banyak. Ia mengaku, saat ini Polres Bima Kota di bawah kepemimpinannya fokus bekerja. Mengembalikan kepercayaan publik.
“Biar aja mas, saya tunjukan dengan kinerja aja. Kita serahkan sama yang di atas, yang penting kita tulus bekerja,” katanya kepada NTBSatu, Minggu, 15 Februari 2026.
Ia menegaskan, komitmen untuk memperbaiki kondisi internal Polres Bima Kota dan memperkuat pemberantasan narkotika. “Kami siap memperbaiki diri dan memastikan akan bekerja serius memberantas narkoba,” ujarnya saat menerima koalisi masyarakat Mapolres Bima Kota, Kamis, 12 Februari 2026.
Mantan Kasat Resnarkoba Polres Ternate ini juga menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap anggota kepolisian yang terlibat jaringan narkotika. “Kami akan menindak oknum polisi yang kotor. Beri saya waktu memperbaiki citra polisi sesuai tugas dan kewenangannya,” tegasnya.
Penunjukan Catur sebagai Plh Kapolres Bima Kota tetap menjadi perhatian publik, terutama karena kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres sebelumnya serta rekam jejak Catur pada masa lalu. (*)



