Ekonomi Bisnis

Investasi Rp1,7 Triliun Masuk NTB, Hilirisasi Ayam Siap Dibangun

Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

Mantan Kepala Biro Umum NTB itu menegaskan, berdirinya industri ayam di NTB memberikan manfaat langsung bagi daerah. Di antaranya: harga DOC yang lebih kompetitif dan pakan ternak yang lebih murah bagi peternak lokal karena diproduksi langsung di NTB.

“Ini kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” terangnya.

Dari sisi ketersediaan pangan, NTB dinilai tidak mengalami kekurangan, khususnya telur dan ayam. Bahkan, pada 2025 NTB diproyeksikan mengalami surplus produksi telur sebesar 10.198 ton, dengan populasi ayam mencapai lebih dari 3 juta ekor.

“Manfaatnya sangat-sangat besar. Begitu uang masuk Rp1,7 triliun di NTB, itulah engine (mesin, red) untuk menggerakkan ekonomi NTB. Kan uang beredar makin banyak, pertumbuhan ekonomi pasti naik,” tutupnya.

Di lain sisi, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, persoalan utama sektor peternakan di NTB bukan terletak pada kemampuan masyarakat, melainkan pada penguasaan sektor hulu dan hilir yang selama ini masih didominasi industri besar dari luar daerah.

“Beternak adalah budaya orang NTB. Yang belum kita kuasai selama ini adalah hulu dan hilir, terutama DOC dan pakan. Dengan hadirnya industri ayam terintegrasi ini, kita ingin mengakhiri ketergantungan dari luar daerah sekaligus memperkuat ekonomi NTB,” ujarnya.

Ia juga menekankan, program ini menjadi jawaban strategis atas meningkatnya kebutuhan pangan, seiring keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTB yang telah melampaui target nasional dengan lebih dari 600 dapur MBG aktif.

Demand sudah ada dan sangat besar. Sekarang tugas kita memastikan supply-nya cukup agar tidak terjadi inflasi. Karena itu, fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat produksi,” tegasnya.

Untuk mendukung percepatan program, Pemprov NTB telah menyiapkan skema pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga 3 persen yang disubsidi, khususnya bagi sektor peternakan pendukung MBG. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button