Lombok Barat

Bupati LAZ Tanggapi 40 Ribu Peserta BPJS PBI Lobar Dinonaktifkan, Instruksikan Verifikasi Data Setiap Hari

Lombok Barat (NTBSatu) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menanggapi puluhan ribu warga terancam kehilangan akses jaminan kesehatan, menyusul kebijakan penonaktifan data BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Pemerintah Pusat.

Bupati LAZ menginstruksikan langkah cepat melalui validasi data secara berkelanjutan. Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi, terdapat sekitar 40.000 jiwa di Lombok Barat yang terdampak kebijakan tersebut.

Namun, ia menekankan, pemerintah daerah masih memiliki masa transisi selama tiga bulan untuk melakukan perbaikan data.

​”Iya, itu kan kemarin sudah ada pengumuman dari Pemerintah Pusat. Ditunda selama tiga bulan. Kalau secara data nasional, pastinya kita juga masuk. Artinya, ada ruang tiga bulan untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu, 11 Februari 2026.

​Bupati LAZ menegaskan, akurasi data kependudukan merupakan persoalan mendasar yang harus segera pemerintah daerah benahi. Ia menyayangkan dalam beberapa kali Rapat Koordinasi (Rakor), persoalan data masih menjadi kendala yang belum tuntas secara maksimal.

​”Itulah pentingnya data. Seringkali kita banyak Rakor-nya, tapi datanya tidak pernah benar. Saya sudah minta Dukcapil untuk mengupdate datanya setiap hari,” tegas Bupati LAZ.

​Lebih lanjut, ia mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) tanpa harus selalu bergantung pada ketersediaan anggaran tambahan, terutama untuk urusan krusial seperti pemutakhiran data.

​”Meng-update data ini tidak perlu anggaran, karena itu adalah bagian dari Tupoksi. Sebagai ASN yang sudah digaji oleh negara, ada kewajiban di situ, ya tunaikan saja kewajibannya. Harus bisa dipisahkan mana yang melekat dalam Tupoksi,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button