Arahkan Tenaga Masaro, Bupati LAZ Siapkan Formula PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Evaluasi Kinerja PPPK Paruh Waktu
Bupati LAZ menekankan, pemerintah daerah akan terus mengevaluasi kinerja PPPK Paruh Waktu secara berkala. Ia mengingatkan, kontrak PPPK Paruh Waktu bersifat tahunan dan tidak bersifat otomatis berlanjut tanpa penilaian.
“Kalau tidak kerja, pasti bisa kita cut (berhentikan, red). Kontraknya per tahun dan akan dievaluasi,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati LAZ membuka peluang mengusulkan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu jika menunjukkan kinerja baik. Namun, ia menegaskan, peluang tersebut tidak otomatis, melainkan bergantung pada hasil evaluasi dan kemampuan keuangan daerah.
“Saya sedang carikan formula. Ada peluang untuk dievaluasi dari PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan, penilaian tidak hanya berdasarkan pada kehadiran tetapi juga kompetensi dan kontribusi nyata. Bahkan, latar belakang keahlian tertentu seperti kemampuan di bidang teknologi informasi bisa menjadi nilai tambah.
“Kalau ada yang kemampuan IT-nya bagus dan bisa membantu percepatan kerja Pemda, itu bisa jadi kredit poin,” jelasnya. (Zani)



