Kerja Sama Sunda Kecil NTB, Bali, dan NTT Resmi Dimulai
Agenda Strategis Kerja Sama
Dalam implementasinya, terdapat beberapa agenda strategis yang menjadi perhatian bersama. Pertama, penyusunan studi kelayakan (feasibility study) untuk program unggulan kawasan yang akan dikoordinasikan langsung di lapangan. Bahkan, dua negara sahabat disebut telah menyatakan minat membantu penyusunan studi kelayakan tersebut mulai tahun ini.
Kedua, pengembangan promosi dan edukasi pariwisata melalui kolaborasi dengan influencer dari berbagai negara, khususnya menjelang agenda pariwisata pada akhir bulan. Selain itu, penguatan sektor pariwisata juga dinilai sangat relevan mengingat ketiga daerah saat ini termasuk wilayah dengan potensi dan daya tarik internasional yang terus meningkat.

Keunggulan masing-masing daerah menjadi kekuatan utama kerja sama ini. Bali dengan pengalamannya di kancah internasional membuka diri untuk berbagi praktik terbaik, sementara NTB dan NTT menawarkan kekayaan potensi alam, budaya, dan destinasi baru yang terus berkembang.
“Perbedaan tersebut justru menjadi perekat kolaborasi,” ujarnya.
Nilai keberagaman juga menjadi simbol kuat kerja sama tiga provinsi ini. Setiap pertemuan diawali dengan doa sesuai keyakinan setempat, mencerminkan harmoni dalam perbedaan. “Kita tidak disatukan karena sama, tetapi karena kita berbeda dan saling melengkapi,” ungkapnya.



