Banjir Rusak Jalan Moyo Hilir, Gubernur Iqbal Pastikan Segera Ditangani
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal turun langsung meninjau jalan rusak dan jembatan putus di Desa Batu Bangka hingga ruas Simpang Jalan Negara (SJN) Moyo – Luair, Rabu, 21 Januari 2026.
Ruas jalan tersebut menjadi akses vital masyarakat Moyo Hilir dan sekitarnya. Selain menunjang mobilitas warga, jalur ini juga menopang distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Kerusakan parah akibat banjir pun menghambat aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Gubernur Iqbal menjamin Pemprov NTB segera menangani kerusakan, setelah menetapkan status tanggap darurat bencana. “Kita sudah siapkan anggaran melalui dana Biaya Tidak Terduga (BTT). Jalan provinsi yang rusak akan kita tangani lebih dulu,” tegas Iqbal
Ia menjelaskan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di Sumbawa, tetapi juga meluas ke sejumlah kabupaten/kota lain di NTB. Menurutnya, perencana jalan sebelumnya belum memperhitungkan besarnya debit air dari kawasan pegunungan saat banjir.
“Aspal punya persoalan serius dengan air. Ketika banjir datang, kerusakan akan terus terjadi kalau kita tidak menanganinya secara menyeluruh,” ujarnya.
Di ruas SJN Moyo – Luar, banjir merusak sedikitnya tiga titik. Pada kilometer 47, aliran air menggerus badan jalan hingga amblas hampir setengahnya.
Di titik lain, banjir memutus jalan meski petugas telah memasang gorong-gorong. Sementara itu, material pasir menutup ruas jalan sepanjang kurang lebih 300 meter.
Gubernur Iqbal menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan perbaikan secara tambal sulam. Ia memastikan, pemerintah merancang penanganan komprehensif agar kerusakan serupa tidak terulang.
“Dari laporan yang kami terima, ruas ini memang menjadi langganan banjir dan longsor. Kita akan serius ini (kerusakan jalan),” katanya.
Selain aspek teknis, Iqbal menyoroti kerusakan kawasan hutan sebagai faktor utama penyebab banjir dan rusaknya infrastruktur. Ia mengapresiasi langkah Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., yang mendorong pelestarian dan rehabilitasi hutan.
“Kalau kita tidak menjaga hutan, perbaikan jalan akan sia-sia. Masyarakat yang rugi karena pemerintah memperbaikinya dengan uang rakyat,” tegasnya.
Perbaiki Sistem Drainase
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya memperbaiki sistem drainase di sejumlah titik rawan. Menurutnya, tanpa saluran air yang memadai, aliran air akan terus menggerus badan jalan saat musim hujan.
“Beberapa ruas memang harus kita lengkapi dengan saluran air. Selain itu, kita juga harus menjaga hutan bersama agar bencana tidak terus berulang,” ujarnya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala Desa Batu Bangka, Abdul Wahab menyambut baik kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa. Ia berharap, pemerintah segera merealisasikan perbaikan jalan yang selama ini warga keluhkan.
“Dengan kehadiran langsung Pak Gubernur dan Pak Bupati, kami yakin pemerintah segera menangani jalan ini. Karena ini menjadi harapan besar masyarakat,” ujarnya. (*)



