Pemerintahan

Selain PON XXII 2028, NTB Dapat Mandat Jadi Tuan Rumah Popnas 2027

Mataram (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto dengan tegas mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTB-NTT, saat bertemu Gubernur NTB dan Gubernur NTT di Banjarbaru pada Senin, 12 Januari 2026.

Sejalan dengan itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga meminta NTB menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2027.

“Kemenpora meminta NTB sebelum jadi tuan rumah PON, juga menjadi tuan rumah Popnas 2027,” terang Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB, Drs. H. Surya Bahari kepada NTBSatu, Kamis, 15 Januari 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan dua ajang olahraga nasional tersebut tentu membutuhkan persiapan yang matang. Oleh karena itu, sambungnya, persiapannya akan melibatkan koordinasi lintas sektor.

IKLAN

Surya menjelaskan, secara teknis olahraga berada di bawah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB. Namun, untuk pengerjaan fisik berada di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Serta, berkoordinasi dengan induk cabang olahraga.

“Kalau berbicara sarana, harus kita koordinasi dengan PUPR. Setelah itu, nanti secara teknisnya lapangan itu berstandar nasional atau internasional, kita akan berkoordinasi dengan induk cabang olahraga,” ungkapnya.

Dalam persiapan sarana dan prasarana PON 2028, Pemerintah Pusat menyarankan untuk menggunakan standar internasional dalam pelaksanaan di NTB mendatang. Hal ini sejalan dengan harapan NTB untuk mengembangkan berbagai sport tourism, sehingga harapannya sarana dan prasarana tersebut bisa untuk penyelenggaraan eventevent internasional.

“Diharapkan lapangan setelah pelaksanaan PON tetap dibuatkan eventevent internasional, baik profesional atau amatir,” tambahnya.

Di samping itu, Surya juga menegaskan, transisi Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru tidak menghambat jalannya persiapan PON dan Popnas. Sebab, yang menangani persiapan bukan hanya satu dinas saja, namun melibatkan lintas sektor.

“Dari kami hanya mengkoordinasikan saja, nanti semua pelaksanaan bangunan koordinasi dengan PUPR, tempat latihan koordinasi dengan cabang olahraga, dan semua pihak akan dilibatkan sesuai aturan. Jadi insyaAllah SDM-nya tidak kita khawatirkan,” tutupnya. (Marwati)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button