Cek Fakta! Ramai Warganet Sebut Lubang Raksasa Sinkhole Terjadi di Lombok Timur
Lombok Timur (NTBSatu) – Isu dugaan kemunculan lubang raksasa atau sinkhole di Lombok Timur ramai menyita perhatian publik. Hal tersebut setelah sejumlah unggahan di media sosial, khususnya Facebook, memperlihatkan foto lubang besar di tengah area persawahan.
Unggahan tersebut menyebutkan, fenomena alam itu terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Bahkan, dikaitkan dengan berbagai spekulasi seperti bencana geologi ekstrem hingga jatuhnya batu meteor.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan pertanian. “Katanya ada meteor jatuh di tengah sawah, di Lombok,” bunyi salah satu postingan pengguna Facebook hingga warganet yang berkomentar berspekulasi peristiwa itu terjadi di Lombok Timur.
Fakta Sebenarnya
Namun, setelah penelusuran dan verifikasi fakta, klaim yang beredar tersebut terbukti tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik. Fenomena sinkhole yang viral tersebut tidak terjadi di Lombok Timur. Melainkan di Nagari Situjuh Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Peristiwa tersebut tercatat terjadi pada Minggu, 4 Januari 2025, di sawah milik seorang warga bernama Adrolmios alias Si Ad (61). Adrolmios mengaku, baru mengetahui kejadian itu pada siang hari setelah mendapat informasi dari warga sekitar lokasi.
Adrolmios menjelaskan, orang pertama yang menyadari kejadian tersebut adalah Mak Etek Uwid, warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitar sawah. Saat itu, Mak Etek Uwid mendengar suara gemuruh keras yang menyerupai ledakan dari arah lahan pertanian.
Warga kemudian memeriksa sumber suara tersebut dan mendapati kondisi sawah yang sebelumnya mengalami retakan akibat kemarau panjang tiba-tiba berubah menjadi lubang besar. Lubang itu terus melebar dari waktu ke waktu dan terisi air di bagian dalamnya.
Berdasarkan pengamatan sementara, diameter sinkhole semakin meluas dengan kedalaman mencapai sekitar 20 meter. Kondisi tersebut sontak mengundang perhatian warga dan menjadi perbincangan luas di media sosial, hingga akhirnya disalahartikan sebagai kejadian di Lombok, bahkan di Lombok Timur.
Menanggapi fenomena tersebut, Ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi, Ade Edward menjelaskan, kejadian itu merupakan fenomena sinkhole. Sinkhole merupakan kondisi tanah amblas atau berlubang, yang umumnya terjadi di wilayah dengan struktur batuan kapur atau gamping di bawah permukaan tanah.
Ade Edward menegaskan, pelarutan batuan kapur oleh air tanah dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan rongga di bawah permukaan, yang kemudian runtuh secara tiba-tiba. Fenomena ini sering terjadi di daerah dengan karakteristik geologi tertentu dan tidak berkaitan dengan jatuhnya meteor atau peristiwa luar angkasa lainnya.
Dengan demikian, klaim yang menyebut sinkhole viral tersebut terjadi di Lombok Timur dapat dipastikan tidak sesuai fakta. (*)



