Kisah Manci, Pemuda asal Bima yang Sukses di Panggung Musik Nasional
Mataram (NTBSatu) – Hermansyah alias Mansyahsician (Manci) atau Mansyah, kini sedang mencuri perhatian Kalimantan Timur dan Bima, NTB.
Manci menjadi bukti sebuah proses, memulai perjalanan karir dari panggung-panggung kecil hingga mampu menembus persaingan ketat di industri musik nasional.
Musisi berdarah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menjadi simbol kegigihan perantau. Ia menjadi bentuk nyata kesuksesan dalam menaklukkan kerasnya Ibu Kota Kalimantan Timur.
Saat merantau dari Bima ke Kalimantan Timur, Manci membawa mimpi besarnya. Sejalan dengan pendidikan di Jurusan Administrasi Negara, FISIPOL Unikarta (lulus 2020), ia mulai meniti kariernya dari nol.
Merintis dari Kafe hingga Menembus Level Nasional
Manci memulai perjalanan kariernya dengan mengikuti berbagai kegiatan yang bisa menunjukkan bakat vokalnya. Mulai dari penyanyi kafe, penyanyi di pernikahan, gigs hingga mencoba tampil di panggung daerah Kutai Kartanegara.
Berbeda dari yang lain, pemuda asal Bima, NTB ini justru memiliki modal penting dalam perjalanan kariernya. Sebagai musisi produktif, ia seringkali menciptakan lagu dengan lirik penuh makna dan ‘nyawa’.
Karyanya mampu membuktikan ia bukan musisi biasa. Mampu mengubah suasana menjadi harapan, perasaan bahagia, sedih, hanya dengan lirik ciptaannya menjadi kemampuan luar biasa.
Pada 2019, Manci berhasil merilis lagu pertamanya ‘Semua Baik-Baik Saja’. Lagu ini menggambarkan kekuatan harapan dan persahabatan.
Pembuktian eksplorasi musik yang tidak main-main, dibuktikan melalui lagu “Husnah” (2022) dengan aliran misterius, melankolis, dan deep melalui liriknya yang dalam. Kemudian, lagu “Kembali Tertawa” yang memberikan semangat bagi pendengar dengan aransemen rock.
Pada penghujung 2022, Manci menunjukkan pesonanya setelah bekerja sama dengan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kutai Kartanegara dan menghasilkan Album Kompilasi.
Salah satu lagu dengan judul ‘Jangan Lagi’ dibuat versi Bahasa Kutai, langsung meledak di pasaran dan mendapat sambutan antusias dari pendengar.
Sederet Prestasi Menaklukkan Musik Nasional Lewat Kreativitas
Meski berstatus sebagai perantau asal Bima, NTB, Manci tetap menunjukkan ketulusannya dalam berkarya. Terbukti dengan menjadi wakil terbaik Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Pemuda berdarah Bima ini, berhasil meraih beberapa prestasi fenomenal. Mulai dari Juara Kreativesia Kemenpora 2022 (Gorontalo), Top 10 Nasional Festival Nyanyian Anak Negeri, hingga Juara 2 Borneo Musik Festival 2025.
Kemampuan bernyanyi yang luar biasa, dengan karakter suara unik, kini membuat Hermansyah dilirik manajemen La Hila Music Indonesia. Ia juga langsung dipercaya membawakan lagu Cinta Buta.
Manci menjadi contoh dan inspirasi nyata, musisi daerah bisa menggebrak panggung nasional dengan semangat dan kerja kerasnya. (Inda)



