Lombok Timur

Bupati Iron Janji Carikan Anggaran untuk Jalan Rusak di Lombok Timur

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, telah meluncurkan pelaksanaan penganggaran tahun jamak untuk mempercepat pembangunan jalan kabupaten dan ruas jalan poros desa, pada 31 Desember 2025.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin alias Iron menegaskan komitmennya, untuk mencarikan anggaran bagi desa-desa yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan jalan.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditawar. Sebab, berpengaruh langsung terhadap pergerakan ekonomi dan kualitas layanan publik.

Menurut Iron, akses jalan yang baik mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, dan sektor strategis lainnya.

IKLAN

Ia menekankan, pemerintah daerah terus memprioritaskan pembangunan jalan sebagai pondasi utama pembangunan wilayah. “Apa pun alasannya, pembangunan jalan harus dilaksanakan,” tegasnya.

Bupati Iron juga mengapresiasi, kepada seluruh pihak yang telah membangun sinergi dalam mendukung program pembangunan daerah. Terutama, kepada masyarakat yang selama ini taat membayar pajak sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembiayaan pembangunan di Lombok Timur.

Bupati Iron menambahkan, pemerintah daerah tetap membuka ruang penganggaran bagi desa-desa yang belum tersentuh program percepatan pembangunan jalan.

“Pemerintah akan terus mengakomodasi kebutuhan tersebut sepanjang ketersediaan anggaran daerah masih mencukupi,” tegasnya.

Percepatan Pembangunan

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi menjelaskan, percepatan pembangunan jalan saat ini mulai dari ruas Terara – Santong.

Ruas tersebut memiliki panjang total 5,49 kilometer dengan prioritas penanganan sepanjang 4 kilometer melalui skema panjang segmen.

Achmad Dewanto menyebutkan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk penanganan ruas Terara – Santong. Sebab, kondisi jalan yang membutuhkan perbaikan serius.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas konstruksi juga menjadi perhatian utama, termasuk pada bahu jalan yang akan menggunakan pondasi hotmix agar daya tahan jalan lebih kuat dalam jangka panjang.

Untuk ruas jalan lainnya, Dinas PUPR saat ini masih menjalankan tahap persiapan. Pemenang tender telah menandatangani kontrak dengan pihak penyedia pada 18 Desember 2025 lalu, dan mulai melakukan konsolidasi personel serta peralatan. Pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan mulai aktif pada pertengahan Januari 2026. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button